Pilkada DKI 2017: Ahok-Djarot dalam Debat Perdana Bakal Bawa Program Pembangunan pada Manusia

Jakarta, Seruji.com – Debat terbuka perdana KPU DKI Jakarta tidak beberapa hari lalu bakal berlangsung. Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI incumbent Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat menyatakan siap menghadapi debat tersebut.

Calon Wagub pasangan nomor 2, Djarot, menyatakan bahwa mereka akan mengunggulkan program pembangunan yang berpusat pada manusia.

“Kita ingin membangun manusia seutuhnya. Orientasi kita ‘kan people-centred development,” kata Djarot saat blusukan di RW 09, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (6/1).

Disebutkan bahwa  program yang berbasiskan pembangunan manusia sudah tampak dalam visi dan misi mereka, di antaranya dengan mengutamakan program jaminan kesehatan. Juga program untuk pendidikan, jaminan perumahan, jaminan transportasi murah, dan jaminan sembilan kebutuhan pokok.

Untuk memperkuat program unggulan itu, Djarot mengacu kepada human development index atau indeks pembangunan manusia. Indeks itu merupakan perkumpulan berbagai data terkait dengan kualitas kehidupan manusia. Menurut Djarot, indeks ini adalah ukuran paling objektif yang dipakai di Indonesia, bahkan di dunia. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda