Peneliti: Produk Tembakau Alternatif Berpotensi Kurangi Perokok

0
42
Petani tembakau (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Peneliti Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Indonesia Dr drg Amaliya MSc PhD mengatakan produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar, memiliki potensi yang baik untuk membantu mengurangi jumlah perokok di Tanah Air.

“Hasil penelitian dari Public Health of England membuktikan bahwa produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar dapat menurunkan risiko kesehatan hingga 95 persen. Selain itu, studi dari Georgetown University Medical Center Amerika Serikat juga mengungkapkan bahwa sebanyak 6,6 juta orang di Amerika Serikat memiliki potensi terhindar dari kematian dini jika perokok beralih ke produk tembakau alternatif,” ujar Amaliya di Jakarta, Kamis (29/3).

Bukti-bukti tersebut, kata dia, dapat menjadi suatu landasan ilmiah yang mana produk tembakau alternatif memiliki potensi yang baik untuk membantu mengurangi jumlah perokok.

“Ragam bukti ilmiah dapat menjadi dasar untuk menggalakkan penelitian lebih lanjut di Tanah Air. Dari hasil penelitian tersebut, kita dapat melihat potensi produk tembakau alternatif, yang pada akhirnya dijadikan pondasi untuk menyusun kebijakan. Kami sangat setuju, bahwa di dalam kebijakan tersebut harus memuat aturan spesifik terkait ketentuan dan informasi produk, sehingga dapat membantu perokok memilih produk tembakau dengan risiko lebih rendah. Selain itu, memastikan bahwa produk ini tidak dapat diakses oleh anak-anak,” jelas dia.

Pemerintah, kata dia, juga harus membandingkan bagaimana hasil perubahan di negara maju dan bagaimana potensinya di Tanah Air.

Menurut dia, pemerintah sebaiknya tidak menutup mata terhadap potensi yang sebenarnya memiliki dampak baik bagi perokok atau malah mempersulit masyarakat untuk memilih produk tembakau alternatif yang memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Indonesia (PDK3MI) dr Mariatul Fadhila mengatakan, pihaknya mendukug upaya pemerintah dalam mencari solusi untuk mengurangi jumlah perokok, salah satunya dengan mendorong penelitian lebih lanjut di Indonesia tentang produk tembakau alternatif.

“Penelitian ini nantinya dapat dijadikan sebagai landasan untuk merumuskan kebijakan yang paling sesuai dengan kondisi di Tanah Air,” kata Fadhila. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...