Pemprov DKI Lengkapi Trotoar Sudirman-Thamrin dengan Spot Edukasi dan Budaya


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melengkapi trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin dengan pojok atau spot edukasi dan spot budaya.

“Supaya lebih interaktif, kami akan membuat spot edukasi dan spot budaya di trotoar Sudirman-Thamrin yang kini sedang ditata,” kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Yusmada Faizal di Jakarta, Jumat (9/3).

Untuk spot edukasi, menurut dia, pihaknya akan memasang lantai kaca di muka trotoar. Lantai kaca itu dipasang supaya warga bisa melihat jaringan infrastruktur yang ada di bawah trotoar.

“Di bawah trotoar itu ada jaringan utilitas dan pipa-pipa. Dengan menggunakan lantai kaca yang transparan, warga bisa melihat langsung seperti apa keadaan di bawah trotoar itu,” ujar Yusmada.

Sedangkan untuk spot budaya, dia menuturkan pihaknya akan menyediakan ruang-ruang yang berfungsi sebagai sarana ekspresi seni dan budaya untuk warga.

“Spot budaya itu konsepnya berupa ruang-ruang ekspresi warga. Jadi, trotoar itu bukan cuma sebagai fasilitas jalan kaki saja, tetapi sekaligus untuk berekspresi,” tutur Yusmada.

Ia mengungkapkan pihaknya akan menyediakan dua spot edukasi dan dua spot budaya yang tersebar di trotoar sepanjang kedua ruas jalan protokol tersebut.

“Spot edukasi dan spot budaya terletak di depan Gedung Panin, di bawah Jembatan Semanggi, di depan Gedung BNI 46, dan di depan Gedung Landmark,” ungkap Yusmada. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close