Pemprov DKI Gelar Nikah Massal, Anies: Insya Allah Jadi Tradisi Malam Tahun Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kegiatan nikah massal akan menjadi tradisi baru dalam perayaan malam pergantian tahun di DKI Jakarta.

“Insya Allah, nikah massal nanti akan menjadi bagian dari tradisi dalam merayakan tahun baru di Jakarta,” kata Anies saat memberikan sambutan di Park And Ride Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (31/12) malam.

Anies mengungkapkan latar belakang keinginannya menggelar nikah massal bagi warga Ibu Kota. Menurutnya, selain untuk membantu meringankan beban ekonomi, ia juga ingin menandai momentum pergantian tahun sebagai hari spesial bagi warga Jakarta yang menikah.

Anies berharap acara nikah massal pada malam ini bisa menjadi malam yang berkesan bagi para pasangan.

Baca juga: Anies-Sandiaga Jadi Saksi 437 Pasangan Nikah Massal

“Pasalnya, hari peringatan pernikahan para pasangan yang hari ini menikah akan diperingati oleh semua orang tiap tahunnya,” ujarnya.

Malam ini, ada 221 pasangan yang menikah massal dan 336 pasangan yang mengikuti isbat nikah. Seluruh pasangan memperoleh mahar gratis dari pemerintah DKI Jakarta. Mahar itu berupa seperangkat alat salat dan uang Rp500 ribu.

Anies menghadiri gelar nikah massal bersama KH Abdullah Gymnastiar atau yang lebih dikenal dengann Aa Gym. Keduanya menjadi saksi dalam pernikahan massal bagi dua pasangan, yakni pasangan tertua dan termuda.

Baca juga: Unik, Delapan Pasangan Nikah di Atas Truk Pemadam Kebakaran

Pasangan tertua adalah S.Mardianto dan Watinah. Masing-masing berusia 76 tahun dan 65 tahun. Sedangkan pasangan termuda Jimmy Ardiansyah dan Rizka Fadilah. Keduanya berusia 19 tahun. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Pribumi vs Non Pribumi

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Lima Macam Riba Yang Diharamkam