Pemprov Banten Optimalkan Pencegahan Stunting

LEBAK, SERUJI.CO.ID – Sekretaris Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Banten Muhammad Husen mengatakan pemerintah provinsi dapat megoptimalkan pencegahan stunting atau pertumbuhan tubuh kerdil bayi akibat kekerungan nutrisi gizi.

“Kita akan kehilangan generasi jika penderita stunting itu tidak dilakukan pencegahan,” kata Muhammad Husen di Lebak, Senin (9/4).

Selama ini, penderita stunting di Provinsi Banten cukup tinggi sehingga perlu penanganan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai komponan mulai kepala daerah, Dinas Kesehatan, petugas medis, posyandu, tokoh agama, masyarakat, penguysaha dan relawan.

Selain itu juga dioptimalkan sosialisasi prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Pihaknya mengapresiasi Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk di Kabupaten Lebak tahun 2005 adanya partisipasi pengusaha yang menyalurkan bantuan dana untuk pasien penderita gizi buruk yang dirawat di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.

Dimana saat itu juga terjadi penyakit polio atau kelumpuhan yang menimpa anak-anak tersebar di sejumlah daerah di Kabupatn Lebak.

“Kami berharap anak-anak penderita stunting juga mendapat bantuan dan penanganan khusus agar mereka kembali hidup sehat,” kata anggota DPRD Kabupaten Lebak.

Menurut dia, Pemprov Banten segera melakukan intervensi dengan mengalokasikan dana pemberian makanan tambahan (PMT) seperti biskuit dan susu juga vitamin.

Selain itu juga menyalurkan program pembangunan sanitasi agar mereka memiliki jamban yang sehat.

Sebab, masyarakat Banten hingga kini masih banyak buang air besar (BAB) di tempat sembarangan, seperti daerah aliran sungai, kebun dan drainase/selokan.

Begitu juga petugas medis mengintensifkan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan anak.

Sebab, jika ibu hamil mengalami kekurangan nutrisi gizi maka akan melahirkan anak penderita stunting.

“Kita berharap kekurangan nutrisi gizi baik ibu hamil dan anak mendapatkan bantuan PMT,” katanya.

Gubernur Banten Wahidin Halim menekankan agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mengintruksikan Dinas Kesehatan agar langsung ke masyarakat melihat kondisi kesehatan, di antaranya balita penderita gizi buruk atau gizi kurang serta kekurangan asupan vitamin, termasuk ibu hamil.

“Kita minta petugas medis memberikan pelayanan kesehatan masyarakat guna mencegah stunting itu, katanya menjelaskan.

Pelaksana Program Gizi Puskesmas Kalanganyar Kabupaten Lebak Rena Kurnia Febriana mengatakan selama ini, angka ibu hamil di wilayahnya yang mengalami kurang energi kronik (KEK) cukup tinggi hingga tercatat 51 orang.

Mereka masuk kategori KEK setelah dilakukan lingkar lengan atas hanya 23,50 sentimeter dengan berat badan 45 kilogram.

Ibu hamil yang masuk kategori KEK tentu akan melahirkan anak stunting akibat kekurangan nutrisi gizi.

Sedangkan, jumlah balita di Kecamatan Kalanganyar tercatat 3.397 anak dan di antaranya sembilan anak teridentifikasi gizi buruk.

“Kami rutin per triwulan menyalurkan PMT berupa biskuit dan susu bagi balita yang mengalami nutrisi gizi yang disalurkan melalui tenaga bidan desa,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Kemcer Di Curug Cipeteuy