Pemkab Tangerang Prihatin Terhadap 68 Anak Korban Kekerasan

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, prihatin selama tahun 2017 terdapat sebanyak 68 anak yang menjadi korban kekerasan sehingga perlu ada upaya penanganan oleh sejumlah pihak berkepentingan.

“Salah satu cara mengantisipasi adalah dengan menerapkan sekolah ramah anak,” kata Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemkab Tangerang Deden Soemantri di Tangerang, Ahad (15/4).

Deden mengatakan data kekerasan anak tersebut diperoleh dari sejumlah sumber termasuk pihak kepolisian, orang tua dan lembaga sosial peduli terhadap anak.

Namun dari jumlah tersebut belum termasuk terhadap kasus kekerasan yang belum dilaporkan orang tua kepada petugas.

Dia mengatakan mayoritas korban berupa kekerasan seksual, psikis, fisik, pada anak SD sebanyak 26 anak, SMA (18 anak) dan selebihnya SMP.

Hal ini menjadikan perhatian Pemkab Tangerang, sehingga upaya mencegah kekerasan salah satunya dengan program sekolah ramah terhadap anak.

Untuk mengatasi masalah itu salah satu solusi adalah Pemkab Tangerang, mempersiapkan sebanyak 39 sekolah negeri dan swasta sebagai percontohan yang ramah terhadap anak.

Sedangkan penerapannya pertengahan tahun 2018 sudah dapat dimulai pada 29 Sekolah Dasar (SD) dan 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Program tersebut bertujuan agar sekolah sebagai tempat yang ramah terhadap anak sehingga mereka dapat betah dan nyaman selama mengikuti proses belajar mengajar.

Demikian pula anak didik dapat menjadikan sekolah sebagai rumah kedua karena tidak merasa ada tekanan sebab lingkungan belajar nyaman.

Indikator sekolah ramah anak diantaranya memiliki sanitasi dan bangunan yang layak, terdapat air untuk menjaga kebersihan serta ruang belajar nyaman.

Deden menambahkan di sekolah itu nantinya diterapkan kurikulum ramah anak serta menyiapkan psikolog anak.

Untuk mendukung program tersebut pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kesehatan Pemkab Tangerang.  (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER