Pemkab Lebak Kawal Proyek Pembangunan Nasional

0
68
Infrastruktur
Pembangunan infrastruktur. (Foto: Istimewa)

LEBAK, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, mengawal proyek pembangunan nasional karena manfaatnya cukup besar bagi kesejahteraan masyarakat di daerah itu.

“Kami memberikan kemudahan-kemudahan proses perizinan, termasuk analis dampak lingkungan (amdal) dan pembebasan lahan guna mendukung proyek pembangunan nasional itu,” kata Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak Teguh Eko Saputro di Lebak, Rabu (28/3).

Pemerintah daerah menyambut positif adanya proyek pembangunan nasional sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Proyek pembangunan nasional yang ada di Kabupaten Lebak antara lain jalan Tol Serang-Panimbang yang melintasi lima kecamatan di Kabupaten Lebak.

Pembangunan jalur rel ganda Commuterline atau Kereta Rel Listrik (KRL) Stasiun Maja-Rangkasbitung.

Begitu juga proyek pembangunan Waduk Karian yang ditargetkan rampung 2019 sehingga bisa memasok air baku bagi masyarakat DKI Jakarta, Bogor serta Banten dan sekitarnya.

Pembangunan waduk itu akan menampung 209 juta meter kubik air dan menggenangi lahan seluas 1.740 hektar dengan luas keseluruhan 2.170 hektar.

Pasokan air baku itu dengan debit air 16,6 meter kubik per detik (m3/detik) untuk kawasan industri di Serang dan Cilegon sebesar 5,5 m3/detik, Rangkasbitung sebesar 0,3 m3/detik.

Kemudian Parung Panjang sebesar 0,2 m3/detik, Tigaraksa sebesar 2,5 m3/detik, Serpong sebesar 2,8 m3/detik, Maja sebesar 0,1 m3/detik dan DKI Jakarta sebesar 3,2 m3/detik.

Selain itu juga manfaat lain dari Bendungan Karian yaitu mengairi daerah irigasi Ciujung seluas 22.000 hektar dan pengendalian banjir dengan kapasitas tampungan banjir sebesar 60,8 juta meter kubik.

Bendungan Karian juga berpotensi menghasilkan tenaga listrik sebesar 1,8 MW (megawatt).

“Kami terus memfasilitasi pembebasan lahan untuk mensukseskan proyek pembangunan bendungan itu,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, proyek nasional itu akan direalisasikan tahun 2021 untuk reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung-Saketi-Bayah.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...