Pasar Gembrong Lama Kebakaran

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasar Gembrong Lama, Jakarta Pusat, pada Jumat (8/12) dinihari dilalap “si jago merah”, sehingga 15 unit mobil pemadam kebakaran dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat diterjunkan untuk memadamkan api.

“Saat ini petugas pemadam kebakaran masih bekerja untuk memadamkan ‘si jago merah’,” kata petugas Piket Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat, Poniman, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (8/12).

Kebakaran di Pasar Gembrong Lama berada di Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat itu terjadi pada sekitar pukul 03.30 WIB. Namun, hingga saat ini petugas pemadam kebakaran masih berusaha untuk memadamkan api.

Poniman mengaku tidak mengetahui persis kios sebelah mana yang mengalami kebakaran tersebut terjadi. Hanya pihak pemadam menyebut penjalaran api telah dikuasai. Dirinya juga tak mengetahui berapa jumlah kios yang terbakar.

“Belum ada informasi (jumlah kios), hanya saja kebakaran terjadi di pasarnya. Dugaan sementara karena korsleting listrik,” kata Poniman. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER