Nama Siapapun Yang Diserahkan Sebagai Cawagub, Anies Tegaskan Siap Menerima

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan ia siap menerima nama siapapun calon Wakil Gubernur hasil proses uji kepatutan dan kelayakan yang saat sudah mendekati final.

“Kami menyambut baik bahwa prosesnya sudah berjalan dan kalau dari informasi yang beredar sudah mendekati final dan saya siap untuk menyambut begitu ada nama diserahkan kepada Gubernur,” kata Anies di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (11/2).

Anies mengaku saat ini belum menerima dua nama yang cawagub yang akan diajukan.

Namun, bila sudah menerima nama-nama tersebut, ia akan langsung memproses untuk diteruskan ke DPRD DKI Jakarta.

“Kalau Senin pagi ini saya belum terima, tapi kalau Senin sore saya belum tahu,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, Anies Baswedan yang memenangkan Pilgub DKI Jakarta 2017 bersama pasangannya Sandiaga Uno diusung oleh Partai Gerindra dan PKS. Untuk mengganti Sandiaga yang maju dalam Pilpres 2019 mendampingi Prabowo, maka sesuai perundangan partai pengusung yang berhak mengajukan dua nama kepada Gubernur untuk dipilih salah satu di DPRD DKI Jakarta.

Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra telah berkomitmen menyerahkan kursi Wagub DKI Jakarta kepada PKS. Sehingga, usulan nama cawagub yang saat ini sedang diproses dalam uji kepatutan dan kelayakan keseluruhannya adalah kader PKS.

Para cawagub DKI Jakarta tersebut adalah; Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto serta Ahmad Syaikhu.

Editor:Hrn
Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close