Mendikbud Targetkan Birokrasi Kemdikbud Berkelas Dunia Tahun 2024

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menargetkan birokrasi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menuju birokrasi berkelas dunia mulai 2024.

” Terima kasih kepada adik-adik yang telah memilih karir di Kemdikbud. Dengan terpilihnya putra dan putri terbaik bangsa sebagai CPNS harus siap memberikan pelayanan pendidikan dan kebudayaan yang terbaik, dan juga siap menuju birokrasi berkelas dunia tahun 2024,” ujar Mendikbud saat memberikan pembekalan di Jakarta, Senin (26/3).

Mendikbud berpesan agar CPNS Kemdikbud yang berjumlah 298 orang tersebut harus siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Proses pendaftaran telah dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan 26 September 2017 melalui laman cpns.kemdikbud.go.id, dengan 261 formasi umum, 30 formasi dengan pujian, enam formasi disabilitas, dan tiga formasi putra dan putri Papua dan Papua Barat.

Sekretaris Jenderal Kemdikbud, Didik Suhardi, mengatakan awalnya formasi yang diajukan sebanyak 1.000 CPNS.

“Namun kemudian mungkin Bapak Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) punya pertimbangan matang hingga akhirnya yang diberi kuota 300 orang,” kata Didik.

Didik mengatakan yang jumlah pendaftar sebanyak 162.225 pendaftar. Kemudian jumlah pelamar yang mengirimkan berkas administrasi dan diverifikasi kelengkapan administrasinya sebanyak 96.613 orang. Dari jumlah tersebut yang memenuhi persyaratan (MP) sebanyak 59.784 orang, dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Terdapat tiga seleksi yang telah dilalui oleh para CPNS. Seleksi pertama adalah seleksi administrasi yang tujuannya untuk menyeleksi kesesuaian berkas-berkas yang disampaikan calon pelamar dengan syarat administrasi yang ditentukan. Pelaksanaan seleksi SKD difasilitasi oleh Tim Computer Assited Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang dilaksanakan di 33 provinsi. Pada formasi umum, penentuan hasil SKD diberlakukan nilai ambang batas yaitu 143 untuk tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk tes Intelegensia Umum (TIU), dan 75 untuk tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Sedangkan formasi pujian, disabilitas, dan putra-putri terbaik Papua dan Papua Barat diberlakukan sistem peringkat.

Dari 59.784 peserta yang dinyatakan lulus pada nilai ambang batas berjumlah 8.762 orang. Pada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) berhasil diseleksi sebanyak 863 peserta dan yang lolos seleksi sebanyak 298 CPNS.

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur, mengatakan CPNS harus mempunyai jiwa keramahtamahan dan bukan mengedepankan kewenangan.

“PNS harus punya jiwa keramahtamahan dan jangan mengedepankan kesewenangan mentang-mentang sudah menjadi PNS,” kata Asman.

Asman juga berpesan agar CPNS tidak boleh menjadi orang yang tidak produktif di lingkungan kerjanya serta harus memiliki jiwa kewirausahaan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.