Menaker Sebut Jumlah TKA di Indonesia Masih Terkendali

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri menyatakan jumlah tenaga kerja asing di Indonesia per akhir 2017 masih terkendali sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

“Jumlah TKA di Indonesia dari berbagai negara ada sekitar 85.000 orang, sampai akhir 2017,” kata Hanif Dhakiri ketika ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (25/4).

Hanif sepakat dengan pernyataan bahwa Indonesia saat ini diserbu tenaga kerja asing (TKA) merupakan pernyataan politis.

“Faktanya TKI kita yang menyerbu negara lain, di Hong Kong saja ada 160.000 orang,” katanya.

Ia menyebutkan jumlah TKA China di Indonesia sebanyak 24.000 orang.

“Kalau 160.000 orang sama 24.000 orang, siapa menyerbu siapa,” katanya.

Ia menganalogikan jika di satu ruangan ada 1.000 orang dan hanya satu orang asing, yang 999 orang apakah terancam.

“Kalau kondisinya seperti itu ya memang politis,” katanya.

Sementara itu terkait keberadaan TKI di Hong Kong, Hanif mengatakan Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas perlindungan Pemerintah Hong Kong kepada mereka.

“Pemerintah Hong Kong terus meningkatkan kualitas perlindungan terhadap tenaga kerja migran kita melalui amandemen aturan yang ada di sana,” katanya.

Ia menyebutkan Presiden meminta perlindungan itu terus ditingkatkan sejalan dengan meningkatnya masalah TKI di Hong Kong.

Hanif juga menyebutkan Hong Kong memberi kesempatan kepada Indonesia untuk menempatkan tenaga kerjanya terkait dengan kondisi negara itu yang mulai masuk masyarakat menua.

“Hong Kong sedang masuk aging society, masyarakat menua sehingga kebutuhan akan tenaga perawat orang tua juga meningkat. Ini akan kami tindak lanjuti bekerja sama dengan Konjen RI Hong Kong dan instansi lain,” kata Hanif. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi