Massa Aksi Bela Baitul Maqdis Mulai Membubarkan Diri

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Massa aksi bela Baitul Maqdis yang berada di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (11/5)  mulai membubarkan diri.

Berdasarkan pantauan di lokasi, usai melaksanakan ibadah sholat Jumat  berjamaah, yakni sekitar pukul 12.45 WIB, massa mulai berjalan keluar dari kawasan Monas.

Baca juga: Gelar Aksi Bela Baitul Maqdis, Kedubes AS Tutup Layanan Paspor dan Visa

Sebagian besar peserta berjalan menuju lapangan parkir untuk kembali ke bus bersama rombongannya masing-masing. Ada pula peserta yang menggunakan transportasi umum.

Meskipun demikian, masih nampak peserta yang berada di kawasan Monas sambil menikmati makanan dan minuman gratis yang telah disediakan oleh para donatur.

Baca juga: Aksi 115, Politisi PKS Sebut Trump Abaikan Suara Dunia

Sementara itu, sekitar 35.000 petugas gabungan, baik dari TNI maupun Polri masih terus berjaga-jaga untuk mengamankan jalannya aksi bela Palestina tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih terus berjalan meninggalkan kawasan Monas. Polisi lalu lintas di sekitar kawasan tersebut juga tidak berheni melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Indonesia Darurat Keadilan