Kota Tangerang Raih Penghargaan “Smart City 2017”

0
64
Launching e-plesiran
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meresmikan aplikasi e-Plesiran. (Foto: Istimewa)

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang kembali meraih penghargaan Smart City 2017 dari Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk aplikasi e-plesiran yang ada di aplikasi Tangerang LIVE.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki kepada Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi budaeri dalam acara Seminar & Penghargaan Menuju 100 Smart City 2017 di Jakarta, Kamis (16/11).

Wali Kota Tangerang Arief S Wismansyah menyatakan daerah ini termasuk dalam 24 kota/kabupaten yang terpilih di tahap pertama Gerakan Menuju 100 Smart City yang dicanangkan di Kota Makasar tahun 2016, dan telah berhasil menyusun smart city masterplan.

loading...

“Di dalam smart city masterplan terdapat berbagai program yang memanfaatkan teknologi untuk menjawab berbagai tantangan dan peluang sampai 10 tahun ke depan,” katanya.

Gerakan menuju 100 smart city ini merupakan program bersama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kemendagri, Kemen PUPR, Bappenas, dan kantor staf kepresidenan dengan tujuan pemda dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kota Tangerang punya aplikasi Tangerang LIVE, yang bisa disebut ‘one stop application’ karena di dalamnya ada berbagai aplikasi yang bisa digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan,” kata Wali Kota.

Tak sampai di situ, dalam acara yang dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Wali Kota juga menyampaikan dalam menuju smart city, Pemkot terus melakukan berbagai perkembangan terhadap aplikasi Tangerang Live.

“Tahun 2017 ini kami sebutnya Tangerang Live 2.0, dan pada tahun depan kita naik ke 3.0 dan nanti kami pake sistem geospasial, supaya lebih detail pendataannya,” jelasnya.

Wali Kota juga menawarkan kepada seluruh tamu undangan yang hadir jika ingin mengadopsi seluruh aplikasi yang dimiliki oleh pemkot Tangerang untuk dapat digunakan di daerahnya masing – masing.

“Silahkan kalau ada dari daerah lain yang mau pakai aplikasi milik kota Tangerang, kami dengan senang hati untuk berbagi supaya bisa bersama sama mencapai Smart City di Indonesia,” katanya. (SU02)

Komentar

BACA JUGA

Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau Capai 680 Hektare

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau sejak awal 2018 hingga akhir Februari sudah mencapai lebih dari 680 hektare, yang tersebar di...
kereta ringan

Pemerintah Sumsel Kaji Pendapatan di Luar Tarif LRT

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID - Pemerintah mengkaji kemungkinan meraih pendapatan di luar tarif jalur kereta api dalam kota Light Rail Transit, atau LRT untuk menutupi tingginya biaya...

Sidang Kasus First Travel Libatkan 96 Saksi

DEPOK, SERUJI.CO.ID - Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, melanjutkan sidang terhadap tiga terdakwa kasus First Travel dengan agenda pembacaan nota keberatan terdakwa atau eksepsi dengan...

Agenda Sidang Perdana PK Ahok Terkait Pembacaan Memori

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sidang perdana Peninjauan Kembali (PK) kasus penodaan agama dengan terpidana mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara,...
Suap

Suap APBD Jambi, Anggota DPRD Mulai Diperiksa

JAMBI, SERUJI.CO.ID - Sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi menjalani pemeriksaan di Pengadilan Tipikor untuk tiga terdakwa kasus suap APBD Provinsi Jambi 2018 senilai Rp3,4 miliar. Berdasarkan...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Ajari Anakmu Ilmu Agama

Sy. Abu Hurairah RA mengutarakan Rasulullah SAW bersabda, “Tidak seorang anak pun yang lahir melainkan dalam keadaan suci bersih. Kedua orangtuanyalah yang menyebabkan dia...
Light at the end of the tunnel

Garis 8: Hak Asasi Manusia di Hadapan Tuhan

Saat ini banyak manusia yang menuntut agar “berhak segalanya". Apapun yang dikehendaki tak boleh dilarang, dengan sekedar alasan “tokh, tidak ganggu orang lain”. Maka,...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...