Korban Kebakaran Pabrik Petasan Meninggal Dunia Bertambah

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – Satu lagi korban kebakaran pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses (PBCS) Kosambi, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang.

Juru Bicara RSUD Kabupaten Tangerang dr Lilik di Tangerang, Selasa (31/10), membenarkan jika pasien atas nama Siti Fatimah telah meninggal pada Selasa pukul 02.35 WIB.

Jenazah pun telah dibawa pulang oleh keluarga Selasa pagi ini untuk dikebumikan di wilayah Kosambi, Tangerang.

“Satu lagi pasien korban kebakaran di pabrik petasan kosambi meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Kabupaten Tangerang,” katanya dalam keterangan resminya.

Ia menjelaskan pasien sebelumnya telah mendapatkan penanganan secara optimal. Hanya saja luka bakar yang diderita cukup serius sehingga pasien akhirnya meninggal dunia.

Dengan bertambahnya satu orang pasien korban kebakaran pabrik petasan meninggal, maka total jumlah korban meninggal dunia adalah 50 orang. Dan pasien yang kini ada di RSUD Kabupaten Tangerang tinggal berjumlah sembilan orang.

“Sekarang ada sembilan lagi yang masih dalam penanganan medis,” ujarnya.

Perlu diketahui, pada hari Kamis (26/10) terjadi kebakaran di pabrik yang membuat petasan di wilayah Kosambi Kabupaten Tangerang. Akibat dari peristiwa tersebut, sebanyak 47 orang dinyatakan meninggal akibat terjebak di dalam pabrik dengan kondisi terbakar.

Sedangkan 46 orang lainnya yang merupakan pekerja mengalami luka bakar serius akibat ledakan petasan yang membakar hampir seluruh bagian pabrik dan kendaraan di sekitar.

Korban yang mengalami luka bakar kemudian dibawa ke sejumlah rumah sakit di antaranya RS Mitra Husana, RSIA BUN dan RSUD Kabupaten Tangerang. Hingga kini, sejumlah pekerja ada yang telah pulang dan menjalani rawat jalan. Namun ada juga yang masih kritis karena luka bakar hampir mencapai 90 persen.

Sementara itu, untuk korban meninggal yang terbakar di dalam pabrik seluruhnya telah dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan identifikasi. Kepolisian pun telah membuka posko antemortem untuk membawa data dalam mengindentifikasi korban meninggal. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER