Korban Kebakaran di Tanah Abang Memerlukan Bantuan Makanan dan Pakaian

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Korban kebakaran di Jalan Jati Bunder RT16 Kebon Kacang Tanah Abang, Jakarta Pusat, membutuhkan bantuan berupa makanan dan pakaian karena tidak banyak barang-barang warga yang bisa diselamatkan saat kejadian.

“Logistik, makanan dan pakaian, termasuk pakaian sekolah merupakan kebutuhan mendesak, kami dari pemerintahan sedang mengupayakannya, saat ini sedang kita data dulu,” kata Lurah Kebon Kacang, Tanah Abang, Aiman Abdul Latif di Jakarta, Ahad (30/6).

Bantuan tidak hanya datang dari pemerintah saja, Kelurahan Kebon Kacang juga membuka kesempatan bagi masyarakat di Jakarta yang ingin ikut memberikan bantuan.

“Ada sekitar 500 orang yang terdampak kebakaran, kita juga sedang mendata berapa orang anak-anak yang bersekolah,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut diperkirakan warga mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Untuk bangunan saja, terdapat 34 rumah dan 32 toko yang hangus terbakar.

“Kalau jumlah pasti belum tahu, masih kita data berapa kerugiannya. Saat ini kita lebih fokus pada penyiapan tempat mengungsi sementara,” ucap Aiman.

Kebakaran di Jalan Jati Bunder RT 16 Kelurahan Kebon Kacang Tanah Abang diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.40 WIB.

Petugas mengerahkan 28 unit mobil pemadam untuk memadamkan api, saat ini menurut Command Center Damkar DKI Jakarta, api sudah bisa dipadamkan dan dalam proses pendinginan.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anda ASN Yang Terpaksa Harus Bercerai? Simak Prosedur Yang Harus Dilalui

Anda seorang ASN dan sedang mengalami masalah rumah tangga yang berujung perceraian? Simak proses percerain ASN berikut, apa yang harus dilakukan dan kewajiban apa yang muncul.

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER