Konvoi Perayaan Persija, Polda Metro Siap Amankan Jalur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Polda Metro Jaya siap mengamankan rencana konvoi perayaan kemenangan Persija yang menjuarai Liga I musim 2018.

“Kami harus siap mengamankan,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Yusuf di Jakarta, Senin (10/12).

Namun demikian, ia mengaku belum menerima pemberitahuan resmi rencana konvoi tersebut.

Ia menjelaskan, prosedur konvoi diajukan pihak panitia atau Persija terkait jumlah kendaraan dan rute termasuk titik keberangkatan hingga lokasi terakhir yang akan dilintasi rombongan.

“Dari mereka menentukan rute, tapi kita lihat dulu kalau rutenya kira-kira mengganggu dan terlalu rawan ya kita alihkan,” ujarnya.

Selanjutnya, Ditlantas Polda Metro Jaya menganalisa dan menentukan jumlah personel pengawalan, serta pengamanan kegiatan parade kemenangan Persija.

Baca juga: Juara Liga 1 Setelah 17 Tahun Puasa, Fahira: Awal Bagi Persija Tuai Prestasi Berikutnya

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana merayakan kemenangan tim Macan Kemayoran yang meraih juara Liga I usai menekuk Mitra Kukar dengan skor 2-1 pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Ahad (9/12).

Anies merencanakan perayaan kemenangan bersama skuad Persija dan pendukung Persija “Jakmania” di Balaikota pada Senin (10/12).

Namun pernyataan Anies itu diluruskan CEO Persija Gede Widiade. Ia mengatakan jika konvoi juara diundur karena Persija akan bertolak ke Bali untuk menghadapi Bogor FC di Piala Indonesia, Rabu (12/12) mendatang. (Ant/SU05)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.