Komnas: Kekerasan pada Perempuan Adalah Persoalan Bersama

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Magdalena Sitorus mengatakan kekerasan yang masih dihadapi perempuan adalah persoalan seluruh bangsa Indonesia, bukan hanya perempuan.

“Karena itu, setiap tahun selalu diadakan kampanye 16 hari tanpa kekerasan. Tujuannya adalah membangun kesadaran masyarakat untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan,” kata Magda dihubungi di Jakarta, Selasa (5/3).

Magda mengatakan perempuan korban kekerasan selama ini tidak hanya merasakan sakit dan trauma akibat kekerasan yang dialami tetapi juga stigma dan penghakiman dari pihak-pihak lain.

Karena itu, kebanyakan perempuan korban kekerasan lebih memilih untuk diam tidak mengungkap kekerasan yang dialaminya karena trauma dan takut mendapat pandangan buruk dari masyarakat di sekitarnya.

“Karena itu, kerap juga dikampanyekan ‘Mari Bicara’ untuk mendorong perempuan korban kekerasan agar tidak menyimpan permasalahannya sendiri. Diam tidak akan menyelesaikan masalah,” tuturnya.

Magda mengatakan perempuan korban kekerasan memang akan sulit untuk membicarakan kekerasan yang dialaminya. Namun, hal itu perlu disampaikan agar timbul kesadaran di masyarakat karena kekerasan tidak bisa dibiarkan.

Setiap 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional. Sejumlah kelompok perempuan telah merancang kegiatan dan aksi pada hari tersebut. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER