Ketua Komisi I Kecam Tindakan Israel Terkait Al-Aqsa

1
59
Gedung MPR/DPR/DPD RI.

JAKARTA – Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengecam keras upaya yang dilakukan Israel terhadap situs Masjid Al Aqsa yang merupakan situs yang dilindungi PBB dan milik umat Islam dunia.

“Badan pendidikan dan kebudayaan PBB, UNESCO mengeluarkan pernyataan resmi tahun lalu yang menegaskan Masjid Al Aqsa (kompleks Haram Asy-Syarif) adalah situs suci milik umat Islam, jadi segala tindakan kekerasan Israel disana tidak dibenarkan sama sekali, termasuk yang baru-baru ini menutup akses ke masjid, menggeledah jamaah sholat dan memasang metal detector dan bentrokan berdarah dengan jamaah masjid yang akan berziarah dan sholat” papar Kharis Almasyhari kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/7).

Menanggapi insiden berdarah di Masjid Al Aqsa tersebut, Kharis meminta Kementerian Luar Negeri RI mengajukan protes ke PBB terkait langkah Israel itu.

“Indonesia bisa mengirimkan nota protes ke PBB sebagai negara anggota PBB dengan mayoritas Umat Islam kita minta PBB agar melindungi Masjid Al Aqsa dari penjajahan dan kesewenangan rezim Zionis penjajah tersebut, kalau perlu PBB kirim pasukan perdamaian kesana karena resolusi PBB itu memungkinkan agar tidak muncul kembali upaya Zionis mengganggu Masjid Al Aqsa,” jelas Kharis.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga pria Arab bersenjata yang melakukan serangan telah ditembak mati tak lama setelah menembaki dua polisi Israel hingga tewas pada Jumat (14/7) pagi. Aksi tiga pemuda itu sebagi bentuk perlawanan terhadap penjajahan masjid kiblat pertama umat Islam tersebut. Umat Islam sangat sulit menjalani ibadah di tempat suci itu.

Menurut anggota fraksi PKS ini, umat Islam diwajibkan shalat Jumat dan shalat 5 kali dalam sehari, dan itu dianjurkan berjamaah di masjid, jadi Israel harus tahu betul dan jangan menghalangi apalagi mempersulit akses ke Masjid Al Aqsa bagi setiap muslim yang ingin beribadah dan berziarah di tempat Nabi Muhammad SAW Isra dan Miraj sehingga ketegangan dan gesekan yang tidak perlu terjadi di situs suci Masjid Al Aqsa.

“Persoalan Masjid Al Aqsa akan terus berlarut-larut selama penjajah Zionis Israel terus menguasai setiap jengkal tanah Palestina” imbuhnya.

Menurutnya di dalam pembukaan UUD 45 jelas sekali amanat Konstitusi yang menyatakan dan menegaskan bahwa Kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan diatas dunia harus dihapuskan. Ini pekerjaan rumah besar Indonesia dari para pendiri Bangsa untuk Kemerdekaan Palestina. (HA)

SUMBERAntara
BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Sri Untari

Jadi Cawagub Khofifah, PDIP Akan Pecat Emil Dardak Sebagai Kader

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - PDI Perjuangan akan memecat dengan mencabut kartu tanda anggota (KTA) Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader partai. Hal ini dilakukan...

Tentukan Nasib Novanto, Inilah Keputusan Rapat Pleno Partai Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar baru saja berakhir. Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghasilkan beberapa keputusan. Antara lain, Rapat Pleno ‎memutuskan...
sawah tercemar

Diberi Dana Tali Asih, Petani Tetap Tuntut PT Mitrabara Bayar Ganti Rugi Yang Sesuai

MALINAU, SERUJI.CO.ID - PT Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) menyerahkan dana tali asih sebesar Rp500 juta kepada petani sebagai bentuk ucapan permohonan maaf atas tercemarnya...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...