Ketua Komisi I Kecam Tindakan Israel Terkait Al-Aqsa

1
56
Gedung MPR/DPR/DPD RI.

JAKARTA – Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengecam keras upaya yang dilakukan Israel terhadap situs Masjid Al Aqsa yang merupakan situs yang dilindungi PBB dan milik umat Islam dunia.

“Badan pendidikan dan kebudayaan PBB, UNESCO mengeluarkan pernyataan resmi tahun lalu yang menegaskan Masjid Al Aqsa (kompleks Haram Asy-Syarif) adalah situs suci milik umat Islam, jadi segala tindakan kekerasan Israel disana tidak dibenarkan sama sekali, termasuk yang baru-baru ini menutup akses ke masjid, menggeledah jamaah sholat dan memasang metal detector dan bentrokan berdarah dengan jamaah masjid yang akan berziarah dan sholat” papar Kharis Almasyhari kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/7).

Menanggapi insiden berdarah di Masjid Al Aqsa tersebut, Kharis meminta Kementerian Luar Negeri RI mengajukan protes ke PBB terkait langkah Israel itu.

“Indonesia bisa mengirimkan nota protes ke PBB sebagai negara anggota PBB dengan mayoritas Umat Islam kita minta PBB agar melindungi Masjid Al Aqsa dari penjajahan dan kesewenangan rezim Zionis penjajah tersebut, kalau perlu PBB kirim pasukan perdamaian kesana karena resolusi PBB itu memungkinkan agar tidak muncul kembali upaya Zionis mengganggu Masjid Al Aqsa,” jelas Kharis.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga pria Arab bersenjata yang melakukan serangan telah ditembak mati tak lama setelah menembaki dua polisi Israel hingga tewas pada Jumat (14/7) pagi. Aksi tiga pemuda itu sebagi bentuk perlawanan terhadap penjajahan masjid kiblat pertama umat Islam tersebut. Umat Islam sangat sulit menjalani ibadah di tempat suci itu.

Menurut anggota fraksi PKS ini, umat Islam diwajibkan shalat Jumat dan shalat 5 kali dalam sehari, dan itu dianjurkan berjamaah di masjid, jadi Israel harus tahu betul dan jangan menghalangi apalagi mempersulit akses ke Masjid Al Aqsa bagi setiap muslim yang ingin beribadah dan berziarah di tempat Nabi Muhammad SAW Isra dan Miraj sehingga ketegangan dan gesekan yang tidak perlu terjadi di situs suci Masjid Al Aqsa.

“Persoalan Masjid Al Aqsa akan terus berlarut-larut selama penjajah Zionis Israel terus menguasai setiap jengkal tanah Palestina” imbuhnya.

Menurutnya di dalam pembukaan UUD 45 jelas sekali amanat Konstitusi yang menyatakan dan menegaskan bahwa Kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan diatas dunia harus dihapuskan. Ini pekerjaan rumah besar Indonesia dari para pendiri Bangsa untuk Kemerdekaan Palestina. (HA)

SUMBERAntara
BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Meski Tertunda Karena Hujan, Akhirnya Tenda Bantuan Untuk Rohingya Dapat Didirikan

BANGLADESH – Akhirnya tenda bantuan dari Indonesia untuk pengungsi Rohingya sudah berdiri. meskipun sebelumnya sempat tertunda akibat hujan deras pada hari Kamis (21/9), di...

Oktober, Jadi Tidaknya Demokrat Usung Khofifah Ditentukan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peluang Mensos Khofifah Indar Parawansa untuk mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat pada Pilgub Jatim 2018 mendatang terbuka lebar. Pasalnya, menurut rencana...

Pengamat: Emil-Daniel Perpaduan Yang Saling Melengkapi

JAKARTA- Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, mengatakan bila Partai Golkar memutuskan mendukung pasangan Ridwan Kamil (Emil)-Daniel Mutaqien pada...

Uber Terancam Dilarang Beroperasi di London

LONDON - Perusahaan operator transportasi online Uber terancam tidak dapat beroperasi di London setelah perpanjangan lisensi operasinya ditolak oleh otoritas transportasi London, Transport for...

Rotasi Pejabat, Soekarwo Promosikan Adik La Nyalla Mattalitti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo merotasi sejumlah nama menduduki jabatan baru di Pemprov Jatim. Tak terkecuali adik kandung La Nyalla Mattalitti, yakni...

Polisi Mimika Sita Ribuan Sachet Obat Batuk

TIMIKA - Kepolisian Sektor Mimika Baru, Polres Mimika, Papua, menyita 40 karton berisi 59.610 sachet obat batuk jenis komix yang dijual bebas tanpa izin...