Ketua Komisi I Kecam Tindakan Israel Terkait Al-Aqsa

1
85
gedung dpr
Gedung MPR/DPR/DPD RI.

JAKARTA – Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengecam keras upaya yang dilakukan Israel terhadap situs Masjid Al Aqsa yang merupakan situs yang dilindungi PBB dan milik umat Islam dunia.

“Badan pendidikan dan kebudayaan PBB, UNESCO mengeluarkan pernyataan resmi tahun lalu yang menegaskan Masjid Al Aqsa (kompleks Haram Asy-Syarif) adalah situs suci milik umat Islam, jadi segala tindakan kekerasan Israel disana tidak dibenarkan sama sekali, termasuk yang baru-baru ini menutup akses ke masjid, menggeledah jamaah sholat dan memasang metal detector dan bentrokan berdarah dengan jamaah masjid yang akan berziarah dan sholat” papar Kharis Almasyhari kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/7).

Menanggapi insiden berdarah di Masjid Al Aqsa tersebut, Kharis meminta Kementerian Luar Negeri RI mengajukan protes ke PBB terkait langkah Israel itu.

“Indonesia bisa mengirimkan nota protes ke PBB sebagai negara anggota PBB dengan mayoritas Umat Islam kita minta PBB agar melindungi Masjid Al Aqsa dari penjajahan dan kesewenangan rezim Zionis penjajah tersebut, kalau perlu PBB kirim pasukan perdamaian kesana karena resolusi PBB itu memungkinkan agar tidak muncul kembali upaya Zionis mengganggu Masjid Al Aqsa,” jelas Kharis.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga pria Arab bersenjata yang melakukan serangan telah ditembak mati tak lama setelah menembaki dua polisi Israel hingga tewas pada Jumat (14/7) pagi. Aksi tiga pemuda itu sebagi bentuk perlawanan terhadap penjajahan masjid kiblat pertama umat Islam tersebut. Umat Islam sangat sulit menjalani ibadah di tempat suci itu.

Menurut anggota fraksi PKS ini, umat Islam diwajibkan shalat Jumat dan shalat 5 kali dalam sehari, dan itu dianjurkan berjamaah di masjid, jadi Israel harus tahu betul dan jangan menghalangi apalagi mempersulit akses ke Masjid Al Aqsa bagi setiap muslim yang ingin beribadah dan berziarah di tempat Nabi Muhammad SAW Isra dan Miraj sehingga ketegangan dan gesekan yang tidak perlu terjadi di situs suci Masjid Al Aqsa.

“Persoalan Masjid Al Aqsa akan terus berlarut-larut selama penjajah Zionis Israel terus menguasai setiap jengkal tanah Palestinaā€¯ imbuhnya.

Menurutnya di dalam pembukaan UUD 45 jelas sekali amanat Konstitusi yang menyatakan dan menegaskan bahwa Kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan diatas dunia harus dihapuskan. Ini pekerjaan rumah besar Indonesia dari para pendiri Bangsa untuk Kemerdekaan Palestina. (HA)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Hakim Cecar Hilman Terkait Kecelakaan Setnov

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Jakarta mencecar mantan jurnalis Metro TV Hilman Mattauch mengenai peristiwa kecelakaan mobil bekas Ketua...

Hilman Ungkap Hubungannya Dengan Fredrich

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mantan jurnalis Metro TV Hilman Mattauch pada persidangan di pengadilan di Jakarta mengungkapkan hubungannya dengan bekas pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi. "Kenal...

Polisi Selidiki Kecurangan UNBK di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menyelidiki dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)...

Polresta Madiun Amankan Ribuan Liter Miras

MADIUN, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Madiun Kota, Jawa Timur mengamankan sebanyak 1.725 liter minuman keras selama Operasi Tumpas Semeru 2018 yang digelar pada tanggal...

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...