Kemenlu Sebut Tidak Ada WNI Jadi Korban Serangan Van di Jerman

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Luar Negeri RI pada Ahad (8/4) menyatakan bahwa sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban insiden penyerangan di Muenster, Jerman.

“Sampai saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban,” demikian Kemenlu RI lewat akun Twitter pada Ahad (8/4).

Baca juga: Seorang Pria Tabrakan Van ke Restoran di Jerman, 30 Orang Luka-Luka

Dilaporkan sedikitnya dua orang tewas dan 20 terluka, setelah sebuah mobil van menabrak para pengunjung yang duduk di luar Restoran Grosser Kiepenkerl, di Muenster, Jerman pada pukul 15.27 waktu setempat, Sabtu (7/4).

Juru bicara kepolisian setempat mengatakan bahwa pengemudi mobil van tersebut kemudian menembak dirinya sendiri hingga tewas setelah menabrakkan mobilnya.

KJRI di Frankfurt terus mengikuti perkembangan insiden di Muenster, Jerman dan membuka hotline di +49 1624129044. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER