Kemdikbud Targetkan UNBK 100 Persen Tahun 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menargetkan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dapat diselenggarakan secara keseluruhan atau 100 persen pada tahun depan.

“Kami targetkan pelaksanaan UNBK pada tahun 2019 bisa berlangsung 100 persen melalui konsep berbagi sumber daya yang ada. Itu yang perlu kami dorong agar kesadaran masyarakat meningkat, misalnya komputer kurang sementara di rumah ada komputer yang tidak terpakai, jadi bisa dipinjam sepanjang pemakainnya betul,” kata Inspektur Jenderal Kemdikbud Daryanto usai peninjauan pelaksanaan UN tingkat SMA di Jakarta, Senin (9/4).

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga sudah bekerja sama dengan Telkom untuk membantu menyediakan base transceiver station (BTS) bergerak untuk di daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).

“Ke depan, anak-anak SMP juga bisa menumpang ujian di SMA,” ujarnya.

Selain itu, prosedur dan mekanismenya juga ditata dan proktor ditambah, kemudian dilatih dan diuji untuk mengatasi masalah yang ada di UNBK.

Pada tahun 2018, sebanyak 6.293.552 peserta didik dari setiap jenjang pendidikan dan kesetaraan mengikuti UNBK. Jumlah ini meningkat signifikan, mencapai 166 persen dari tahun sebelumnya, yang mencapai 3,7 juta peserta.

Provinsi yang menyelenggarakan 100 persen UNBK pada jenjang SMK, yaitu Provinsi Aceh, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, D.I. Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tengah.

Pada jenjang SMA, provinsi yang menyelenggarakan 100 persen UNBK di antaranya Provinsi Aceh, Banten, Bangka Belitung, D.I. Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.

Provinsi yang menyelenggarakan 100 persen UNBK pada jenjang SMP, di antaranya Provinsi DKI Jakarta dan D.I. Yogyakarta. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy