Kemdikbud Gagas Program Kursus Jaringan Online

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggagas program kecakapan atau kursus dalam jaringan online.

“Mulai tahun ini, kami menggagas program kecakapan online. Untuk tahun ini, ada tata kecantikan rambut, tata boga perhotelan dan mekanik sepeda motor,” ujar Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) Kemdikbud Dr Yusuf Muhyiddin di Jakarta, Kamis (22/3).

Dia menjelaskan untuk tahap awal program kekursusan online yakni tata kecantikan rambut melalui laman www.seamolec.org. Pihaknya akan merilis program pembelajaran online tersebut dalam waktu dekat.

“Kami akan merilis pada 23 Maret ini,” kata dia.

Program pembelajaran online tersebut mengacu pada kurikulum nasional mulai dari modul maupun video tutorialnya. Dengan program pembelajaran online tersebut, dia berharap masyarakat semakin mudah mempelajari bidang keahlian melalui lembaga pembelajaran online tersebut.

“Untuk sertifikat kompetensinya, dikeluarkan oleh lembaga kursus yang terakreditasi,” ujar dia.

Program kecakapan, kata Yusuf, mengacu pada Nawacita kelima dalam meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, Nawacita keenam yakni meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional.

“Kami memberikan kontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia dan daya saing, serta memperluas akses dan pelatihan terutama bagi anak-anak putus sekolah dan berusia dibawah 35 tahun,” ujar dia.

Yusuf mengatakan saat ini ada 35 lembaga uji kompetensi sertifikasi yang aktif. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER