Kemdikbud Apresiasi Sutradara Indonesia Raih Penghargaan di Festival Film Berlin

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan apresiasi atas prestasi sutradara muda Indonesia Kamila Andini yang meraih penghargaan di ajang Berlin International Film Festival Ke-68.

“Ini merupakan film Mba Kamila Andini, dia menang untuk kedua kalinya di Berlinale Film Festival. Prestasi fenomenal Kamila Andini ini luar biasa,” ujar Sekretaris Jenderal Kemdikbud, Didik Suhardi PhD di Jakarta, Rabu (28/2).

Film Sekala Niskala (The Seen and Unseen) yang membutuhkan waktu pembuatan hingga enam tahun tersebut, berhasil menerima penghargaan Grand Prix dari tiga juri dewasa untuk kategori Generation Kplus.

Film Sekala Niskala bercerita tentang kakak-beradik Tantra (Gus Sena) dan Tantri (Thaly Kasih) tinggal di Bali dan sangat akrab, mereka sering bermain dan menari bersama. Hingga suatu ketika Tantra jatuh sakit dan tidak bisa bergerak.

Hubungan yang kuat antara Tantra dan Tantri membuat mereka mengalami kejadian spiritual yang ajaib antara kedua kakak beradik tersebut. Pengalaman tersebut ditampilkan dengan kearifan lokal dan budaya Bali yang kental.

“Kamila dan suaminya, Ifa Ifansyah, juga pada akhir tahun lalu menang juga di Kanada. Kami turut menfasilitasinya. Jadi memang pasangan suami ini sangat berprestasi,” lanjut Didik.

Didik menjelaskan pemerintah memberikan dukungan terhadap sineas-sineas Tanah Air seperti fasilitasi untuk keberangkatan mengikuti festival di luar negeri, kursus singkat bagi yang mau dan pemberian beasiswa untuk perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

“Kami juga sedang mendiskusikan penghargaan apa yang tepat untuk prestasi Kamila Andini ini,” lanjut dia.

Kepala Pusat Pengembangan Film Kemdikbud, Maman Wijaya, mengatakan bahwa penghargaan-penghargaan yang diraih insan perfilman Indonesia menunjukkan bahwa sineas dalam negeri tidak kalah dengan negara lain.

“Oleh karenanya kami mendorong para sineas meningkatkan kualitas dan kuantitas film juga diperkaya. Pemerintah membantu dalam pendanaan untuk peningkatan kompetensi sineas kita,” kata Maman.

Sementara itu, Kamila mengaku bahagia bisa membawa nama Indonesia ke panggung internasional.

“Sejauh ini, perfilman kita sudah lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan di luar negeri sendiri, di festival jika selama ini yang dibicarakan film-film dari negara Asia Tenggara lain seperti Filipina dan Thailand, namun sekarang film Indonesia sudah mendapat perhatian dan menjadi pembicaraan utama,” kata Kamila. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ