Kapolres Serang Kota Himbau Ojek Pangkalan dan Ojek Online Tahan Diri

0
88
Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin
Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis, 2/11/2017. (Foto: Rizki/SERUJI)

SERANG, SERUJI.CO.ID – Gesekan-gesekan yang terjadi antara ojek konvensional (ojek pangkalan, red) dengan ojek online di Kota Serang sudah semakin memanas. Beberapa kali insiden gesekan kerap terjadi.

Untuk itu Kopolres Serang Kota AKBP Komarudin menghimbau kepada masing-masing pihak untuk bisa menahan diri, jangan sampai main hakim sendiri, jangan mengambil langkah-langkah yang merugikan sendiri, jangan mendekatkan diri kepada ranah hukum, dan jangan sampai mengerahkan masa.

“Kita akan menindak secara tegas pihak yang mengambil tindakan sendiri. Kita akan bertindak tegas bagi siapapun yang mencoba untuk memancing keributan di situasi seperti ini,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/11).

Lanjutnya, ojek pangkalan maupun ojek online diminta untuk percaya kepada pemerintah dan kepolisian bahwa saat ini pemerintah dan kepolisian sedang mencarikan solusi yang terbaik untuk kedua belah pihak.

“Dalam situasi seperti ini, Kita harus bijak menyikapai permasalahan dan konflik ini, masing-masing pihak harus melihat sisi kelebihan dan kekurangan. Okelah saat ini mungkin Gojek sedang digandrungi oleh masyarakat karena kemudahan akses. Namun demikian tidak bisa kita abaikan juga di tengah masyarakat kita, masih ada ojek konvensional yang merasa keberadaannya terdesak dan penghasilannya berkurang,” ucapnya.

Untuk menghindari gesekan antara ojek online dengan ojek konvensional, lanjut Kapolres, Polres Serang Kota sudah menerjunkan anggotanya untuk memberikan pantauan khusus di masyarakat.

“Saya berikan penugasan Kepada anggota polres untuk memantau seluruh masyarakat khususnya kepada driver ojek pangkalan dan ojek online,” tuturnya.

Sebelumnya, ojek pangkalan Kota Serang kembali mendatangi kantor Pusat Pemerintahan Kota Serang, hal tersebut melanjutkan hasil audiensi bersama Pemerintahan Provinsi Banten beberapa waktu lalu dan melakukan mediasi bersama Pemerintahan setempat.

Koordinasi aksi paguyuban pengemudi Opang Banten, Amrul mengatakan, kedatangannya ke Pemkot Serang karena diarahkan oleh Pemprov Banten untuk duduk bersama dengan menajemen ojek online supaya tercetus perumusan bersama demi terjaganya kondusifitas, karena saat ini masih ada gesekean.

“Kita ingin tak ada gesekan, undangan tiga hari lalu. Kalau tak ada keputusan, maka opang (ojek pangkalan, red) minta ketegasan pemkot, apa yang dilakukan. Kita sudah dengan niat baik datang, tapi gojek tak datang,” katanya.
(Rizki/SU02).

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Hari Reresik Malioboro

Wisatawan Keluhkan Mahalnya Tarif Parkir di Yogyakarta

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Keluhan wisatawan terkait tarif parkir kendaraan yang melebihi ketentuan saat libur Lebaran, khususnya di kawasan wisata Kota Yogyakarta mewarnai lini massa di...

Seorang Warga Nunukan Digigit Buaya

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Seorang warga Kampung Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengalami luka-luka akibat digigit buaya pada Ahad (17/6), sekitar pukul 10.30...
Mochamad Iriawan

Terungkap Pengusul Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar, Mendagri: Presiden Jokowi

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Teka-teki siapa pengusul Komisari Jendral Polisi M. Iriawan sebagai Pejabat Gubernur Jawa Barat, menggantikan Ahmad Heryawan, terjawab saat pelantikan Iriawan yang...

Satpam Sekolah Gagalkan Pencurian Laptop

PONOROGO, SERUJI.CO.ID - Satpam SMPN 2 Jetis, Marni menggagalkan pencurian "laptop" atau komputer jinjing yang dilakukan dua orang tersangka, Randy dan Dika keduanya warga Kabupaten...

Abrasi Laut Ancam Wisata Tanjung Lesung

BANTEN, SERUJI.CO.ID - Abrasi air laut berpotensi mengancam puluhan meter jalan utama menuju destinasi wisata Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, yang menjadi pilihan favorit...