Jelang Sidang MK, Akses Jalan Menuju Medan Merdeka Utara Ditutup


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Arus lalu lintas kendaraan bermotor di Jalan Medan Merdeka Timur arah Masjid Istiqlal, menuju Jalan Perwira, Jakarta Pusat, terpantau padat pasca penutupan akses jalan menuju Jalan Medan Merdeka Utara, Jumat (14/6) pagi.

Penutupan jalan ini terkait pelaksanaan sidang perdana perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk calon Presiden dan Wakil Presiden Pemilu 2019 yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK), hari ini.

“Biasanya enggak kayak gini, cuma ada hari ini ada sidang di MK,” kata salah seorang petugas keamanan Stasiun Gambir, Nur Rahman, dilansir dari Antara, di Jakarta, Jumat (14/6).

Nur Rahman mengatakan kepadatan lalu lintas telah terjadi sejak pukul 07.00 WIB. “Jam orang berangkat kerja,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan salah seorang pengemudi ojek online Asep Kurniawan. “Ini macet karena jalan ditutup karena sidang MK,” katanya.

Penumpukan kendaraan terjadi di pertemuan Jalan Medan Merdeka Timur dan Jalan Pejambon. Sementara, Jalan Medan Merdeka Timur arah Tugu Tani terpantau ramai lancar.

Selain Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Barat, baik dari arah Harmoni maupun Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, juga telah steril dari kendaraan jelang sidang perdana PHPU.

Sidang perdana PHPU akan diadakan di MK hari ini, Jumat (14/6). Selanjutnya, pada 17 hingga 21 Juni akan digelar sidang pembuktian. Kemudian, pada 28 Juni akan digelar sidang putusan.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi
close