Jelang Mudik Lebaran, Polres Jaksel Bentuk Satgas Rumah Kosong

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Polres Jakarta Selatan berencana membentuk satuan tugas (satgas) rumah kosong untuk mengantisipasi tindakan pencurian isi rumah yang ditinggalkan oleh pemilik saat mudik Lebaran 2019.

Apalagi, menurut Indra, pada masa libur Lebaran rawan terjadi tindak kejahatan karena banyaknya rumah yang ditinggal mudik pemiliknya.

“Ini sudah kita bicarakan di internal dan beberapa pihak. Seperti yang dilakukan tahun lalu membentuk satgas rumah kosong,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar saat ditemui di Pancoran, Jakarta, Jumat (17/5).

Pihak kepolisian, menurut Indra Jafar, akan bekerja sama dengan satuan pengamanan (satpam) di lingkungan komplek perumahan untuk mengantisipasi tindakan kejahatan terhadap rumah kosong yang ditinggal mudik pemiliknya.

Selain itu, satgas rumah kosong juga aktif mengimbau kepada ketua RT dan RW di masing-masing lingkungan perumahan demi terciptanya kondisi keamanan yang kondusif saat libur Lebaran.

Dia juga berpesan kepada masyarakat yang ingin meninggalkan rumah untuk pergi mudik agar melaporkan ke ketua RT/RW di lingkungannya atau menitipkan kepada tetangga.

“Kita juga mengimbau kepada ketua RT dan RW agar warga yang meninggalkan rumah saat mudik untuk melaporkan, termasuk kepada tetangga sehingga bisa dimonitor dan kita bisa melakukan antisipasi,” ujarnya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER