ICT Watch: Orangtua Tidak Paham Risiko Medsos pada Anak

0
70
gadget pada anak (ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pelaksana Tugas Direktur Eksekutif ICT Watch Widuri menilai banyak orang tua yang tidak paham risiko media sosial bagi anak-anaknya sehingga malah kerap mendukung anaknya aktif di dunia maya.

“Orang tua membolehkan anaknya memiliki media sosial, padahal tahu ada batasan umur untuk mengaksesnya. Seringkali, orang tua sendiri yang membuatkan akun dan memalsukan umur anaknya,” kata Widuri dalam sebuah seminar di Wisma Antara, Jakarta, Kamis (22/3).

Widuri mengatakan kebanyakan media sosial memberi batasan usia 13 tahun, tetapi mereka tidak memiliki sistem untuk mencegah pemalsuan usia. Padahal, banyak risiko bila anak dibiarkan menggunakan media sosial.

Media sosial merupakan tempat beriklan berbagai produk yang materi iklannya berbahaya bagi anak-anak. Sifat publik media sosial juga berisiko terhadap data pribadi.

“Sifat media sosial yang semakin konvergen juga menyebabkan materi media sosial satu dengan lainnya saling terhubung, kadang tanpa pemiliknya sadari,” tuturnya.

Yang lebih berbahaya, anak dan remaja bisa begitu saja menambahkan orang asing sebagai teman mereka di media sosial. Mereka kemudian mudah berkomunikasi di media sosial menggunakan fitus percakapan dan berbicara secara personal dengan orang asing itu.

“Aktivitas di media sosial juga menimbulkan kecanduan. Walaupun tahu risiko bermedia sosial, anak-anak dan remaja tetap melakukan aktivitas-aktivitas yang berisiko itu,” kata Widuri.

Widuri menjadi salah satu pembicara dalam Seminar dan Lokakarya “Perlindungan Anak di Ranah Daring”. Selain Widuri, juga terdapat pembicara lain seperti Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara juga dijadwalkan memberikan pidato kunci pada seminar dan lokakarya tersebut. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

Mantan Koruptor Ditemukan Mendaftar Caleg di Bekasi

BENGKALIS, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkalis, Provinsi Riau, menemukan mantan koruptor atau mereka yang pernah menjadi narapidana kasus korupsi, mendaftarkan diri sebagai...

Nilai-Nilai Tengger Diharapkan Dapat Diteladani Atlet-Atlet Asian Games

PROBOLINGGO, SERUJI.CO.ID - Sesepuh suku Tengger Supoyo berharap atlet-atlet Indonesia di Asian Games 2018 meneladani nilai-nilai yang dipegang masyarakat Tengger yakni "anteng" dan "seger". Hal...

Politikus: Jokowi Akan Lebih Mudah Merealisasikan Pekerjaannya Bersama PKB

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Fandi Utomo menilai pekerjaan Jokowi akan lebih mudah jika bersama PKB pada Pemilihan Umum Presiden RI...
KPU

KPU: Verifikasi Caleg Akan Diselesaikan Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia menyatakan bakal menyelesaikan verifikasi administrasi calon anggota Legislatif (Caleg) DPR RI pada Sabtu (21/7) malam hari...

Gempa Sumbar Sebabkan 12 Rumah Rusak

AROSUKA, SERUJI.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat mencatat sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala...