Chelsea Bertekuk Lutut 0-1 Lawan West Ham

Humas KCJ: Jika Buat Keributan di KRL Akan Kami Turunkan

0
145
Humas PT KAI Commuter-Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa.

JAKARTA – Menanggapi video pertengkaran ibu-ibu di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) yang viral beberapa hari yang lalu, Humas PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Eva Chairunisa, mengatakan bahwa peristiwa terjadinya pertengkaran ibu-ibu di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) tersebut disebabkan karena kondisi yang berdesak-desakan.

“Semua tergantung pribadi masing-masing. Keributan biasanya dipicu karena senggolan, yang kemudian mengakibatkan ada yang tersinggung,” ungkap Eva kepada wartawan, Rabu (17/5).

Kemudian Eva melanjutkan bahwa sebenarnya PT. KCJ sudah mensiagakan petugas-petugas keamanan di dalam rangkaian gerbong KRL sejak tiga bulan yang lalu.

“Selama tiga bulan tersebut, sudah ada dua kali perkelahian yang terjadi di dalam gerbong KRL, yang kemudian kami turunkan di stasiun. Yang pertama kami turunkan di stasiun Duren Kalibata, dan yang kedua kami turunkan di salah satu stasiun Jakarta – Bekasi. Semua yang berkelahi adalah sesama penumpang wanita,” lanjut Eva.

Di akhir pembicaraan, Eva berharap agar penumpang atau pengguna KRL dapat bekerja sama dalam menjaga ketertiban serta tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain.

“Jika ada penumpang yang tidak bisa menjaga ketertiban dan mengganggu kenyamanan penumpang lain, kami akan turunnkan di stasiun berikutnya. Serta jika ada korban yang melapor, maka yang bersangkutan akan kami serahkan kepada petugas kepolisian,” tutup Eva.

Sebelumnya, beredar video viral dua wanita saling menjambak rambut di salah satu kursi penumpang kereta khusus wanita KRL. Saat dikonfirmasi PT KCJ mengklarifikasi peristiwa itu terjadi pada April lalu.

Entah apa yang menjadi pemicu kejadian tersebut, keduanya terlihat saling jambak di kursi penumpang. Penumpang lain banyak yang berusaha melerai dan menyoraki kedua wanita tersebut.

 

CJ: Jarot Sumarjono
EDITOR: Iwan Y

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

zainut tauhid

Belum Ada Sertifikat Halal Vaksin Difteri, MUI: Hukum Imunisasi itu Mubah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengatakan MUI belum menerima pendaftaran dan permintaan pemeriksaan kehalalan vaksin difteri dari pihak...

Kongres HIPMI, Gus Ipul: Jangan Biarkan Pengusaha Asing Jadi Pemenang di Negeri Kita

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mampu menghadirkan pengusaha-pengusaha muda yang bisa bersaing...

Prabowo Masih Kaji Cagub untuk Jawa Tengah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra menegaskan belum mengambil keputusan mengenai calon gubernur untuk Jawa Tengah (Jateng). Gerindra masih melakukan pengkajian secara mendalam untuk memilih...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...