Gubernur DKI Tinjau Lokasi Kebakaran di Taman Kota

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung lokasi kebakaran di Perumahan Taman Kota Blok A1, RT. 01 dan RT. 16, RW. 05, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (30/3).

Kedatangan Gubernur Anies beserta istri, Fery Farhati Baswedan, bertujuan memastikan penanganan oleh petugas di lokasi serta bantuan kepada korban kebakaran dapat segera tersalurkan.

Peristiwa kebakaran di kawasan pemukiman Taman Kota pada Kamis (29/3), sejak Maghrib sekitar pukul 18.00 WIB, dapat dipadamkan pada Jumat (30/3) pukul 01.00 WIB.

Berdasarkan data yang diterima Anies, sebanyak 300 rumah yang terdiri atas 600 kepala keluarga dan 2.500 jiwa penduduk menjadi korban dalam kebakaran ini.

“Saya tadi lihat ke dalam dan habis semua tidak bersisa. Meskipun demikian, saya apresiasi kinerja tim kebakaran yang mencegah kebakaran meluas,” kata Anies.

Gubernur menyampaikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas Sosial Jakarta Barat telah menyiapkan 2.500 makanan dan sudah didistribusikan, sehingga kebutuhan pangan terjamin. Dia juga memastikan bantuan sandang seperti pakaian, selimut, dan seragam sekolah tersalurkan dengan baik.

“Suku dinas sosial juga sudah menyiapkan tempat pengungsian bagi korban kebakaran, mulai dari mushola, balai RW dan disiapkan pula tenda-tenda yang merupakan bantuan dari TNI untuk membantu para korban,” kata Anies.

Gubernur menyadari bahwa kebakaran juga membuat banyak warga kehilangan surat beharga mereka. Maka dari itu, dipastikan Pemprov DKI Jakarta melalui Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat akan bekerja cepat mendata dan mengganti surat berharga milik warga.

“Saya jamin akan diganti, karena ini bagian dari kebutuhan dasar tanpa ada surat itu mereka akan kesulitan mengurus apapun, maka dari itu nanti pak lurah dan camat akan mndata kita bantu semua termasuk biaya akan digratiskan,” kata Anies.

Dia turut berpesan kepada para korban untuk bersabar atas musibah kebakaran ini.

“Saya katakan memang berat dijalani, kita doakan dan mendukung, serta yang pasti seluruh jajaran Sudin di Jakbar akan all out memastikan semua korban tertangani dengan baik,” kata Anies.  (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close