Gubernur Anies Bersihkan Sampah Bersama di Muara Angke

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membersihkan tumpukan sampah di Kawasan hutan mangrove Ecomarine Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (19/3) siang.

Dia bersama pasukan kebersihan mengangkat sampah yang berada di pinggir hutan mangrove. Petugas kebersihan pun semakin terlihat bersemangat manakala Anies bersama mereka mengambil sampah tanpa menggunakan sarung tangan.

Sampah yang terlihat kebanyakan sampah rumah tangga yang berupa plastik.

“Ini sampah plastik,” kata Gubernur.

Para petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) memberi semangat Anies.

“Terus pak, terus pak,” kata para PPSU, saat Anies memasukkan sampah ke keranjang biru.

Sejumlah petugas dikerahkan yang berasal dari tim gabungan dinas lingkungan hidup yang terdiri atas Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air Jakarta Utara, dan PPSU Kecamatan Penjaringan.

Anies berangkat dari pelabuhan Muara Angke menggunakan kapal menuju hutan mangrove ecomarine.

Di kawasan hutan mangrove tampak terlihat juga satu unit alat berat yang mengangkut sampah yang ada di pinggir Teluk Jakarta.

Menurut warga setempat, sampah ini sudah menumpuk sejak tiga tahun lalu. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Kemcer Di Curug Cipeteuy