Empat Kecamatan di Serang Dijadikan Budidaya Ikan Air Tawar

0
25
Penyusunan Detile Enginering Design
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah (kiri) dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Budi Mulyono (kanan) saat memaparkan laporan akhir penyusunan Detile Enginering Design (DED) di Pendopo Kabupaten Serang, Senin, 13/11/2017. (Foto: Rizki A/SERUJI)

SERANG, SERUJI.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang akan membuat kawasan perikanan budidaya air tawar di empat kecamatan yakni Baros, Pabuaran, Ciomas, dan Padarincang.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang Budi Mulyono setelah memaparkan laporan akhir penyusunan Detile Enginering Design (DED) di Pendopo Kabupaten Serang, Senin (13/11).

Mulyono menjelaskan, setelah melakukan kajian dengan pengguna lahan dan tata ruang dan memutuskan empat kecamatan tersebut digunakan sebagai kawasan budi daya ikan air tawar karena kecamatan tersebut masyarakatnya memiliki kebiasaan budidaya ikan.

“Selain kondisi air bagus, masayarakat juga sudah terbiasa dengan budidaya ikan tersebut. Selanjutnya, akan diurus legalitas dengan kerjasama dinas permukiman,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, saat ini Kecamatan Baros akan dijadikan pilot project untuk budidaya ikan terlebih dahulu. Karena, lahan dan cuaca mendukung di Kecamatan tersebut.

“Karena project ini belum berjalan seutuhnya kita fokuskan ke Kecamatan Baros, setelah itu akan dijalankan kepada tiga kecamatan,” imbuhnya.

Semetara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengapresiasi budidaya ikan air tawar yang sudah menjadi pembahasan sejak tahun 2005 dan bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM) sehingga saat mulai berjalan pengadaan lahan.

“Kami menetapkan Kecamatan Baros untuk memulai terlebih dahulu, dengan adanya kerjasama dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berbagi tugas yangs sesuai tupoksinya,” ujarnya.

Tatu juga mengatakan, Pihak UGM akan membantu akses ke pusat agar program tersebut bisa berjalan lanacar. Dengan harapan dana yang masih belum tercover bisa terbantu melalui bantuan tersebut. Ia juga berharap dengan adanya kawasan budidaya ikan air tawar bisa meningkatkan Indeks Prestasi Masyarakat (IPM) di Kabupaten Serang.

“Dampak dari project ini adalah bisa meningkatkan IPM dari daya beli dengan menjadikan pariwisata dan budidaya ikan. Pemda Kabupaten Serang mendukung sepenuhnya untuk pelaksanaan program tersebut, dan meminta seluruh OPD bisa bekerjasama,” tuturnya. (Rizki/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...
loading...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...