Empat Jamaah Haji Asal Kabupaten Serang Wafat di Mekkah

SERANG – Sebanyak 4 jamaah haji asal Kabupaten Serang wafat di tanah suci Mekkah, disebabkan karena usia yang sudah lanjut. Jenazah tidak di bawa ke Indonesia tapi dimakamkan di Mekkah.

“Jenazah dimakamkan di Arab karena kami dari Kemenag tidak ada alokasi anggaran untuk membawa jenazah, namun kami takziah secara manusiawi walau tidak ada anggaran, diusahakan. Jangankan jamaah haji, tetangga meninggal aja mesti datang,” ucap Kasi Pemberangkatan Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Serang Sakhrudin, Kota Serang, Jumat (15/9).

Ke empat jamaah yang wafat tersebut, kata dia, akan mendapatkan jaminan asuransi kematian.

“Mudah-mudahan lancar, kami kawal, itu kewajiban kami untuk jamaah haji,” paparnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Kemenag Kabupaten Serang, berikut nama jamaah yang telah meninggal dunia;

  1. H. Tahir bin Rabani (75), kloter 58, wafat pada 02 September 2017, alamat Kampung Gempol Dampit Rt 02 Rw 03 Desa Koper Kecamatan Cikande;
  2. H. Jai Dudung bin Nurajiman (66), kloter 55, wafat pada 3 September 2017, alamat Kampung pancaregang Rt 12 Rw 4 Desa Pancaregang Kecamatan Tunjung Teja,
  3. Hj. Sunarah binti H. Isman javi (85), kloter 55, wafat pada 6 September 2017, alamat Kampung Sirih Lor Rt 1 Rw 1 Desa bandulu Kecamatan Anyar;
  4. H. Harun bin H. Sake (43), kloter 43, wafat pada 8 September 2017, alamat Kampung Maja Rt 9 Rw 3 Desa Bantar Panjang Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.

(Rizki/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Politisi Kampungan

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.