Dua Hari Jelang Cuti, Ahok Keluarkan Pergub Untungkan Pengembang

0
123

JAKARTA – Fakta sikap keberpihakan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok kepada pengembang reklamasi teluk Jakarta kembali terkuak.

Pasalnya, calon incumbent itu sengaja mengeluarkan Peraturan Gubernur nomor 206 tahun 2016 tentang Panduan Rancangan Kota Pulau C, Pulau D dan Pulau E Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta jelang dua hari cuti Pilkadanya berlaku.

Menurut Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) yang terdiri dari LBH Jakarta dan Walhi itu, Pergub tersebut sangatlah menguntungkan pihak pengembang reklamasi untuk mendirikan bangunan di pulau buatan tersebut.

“Sehingga integritas Gubernur Ahok ini layak dipertanyakan,” ujar Koordinator KSTJ Tigor Hutapea saat jumpa pers di kantor LBH Jakarta, Senin (16/1)

Tigor juga menyebutkan, Pergub ini jelas bermasalah karena acuannya seharusnya Raperda tentang RTRW dan Raperda Zonasi untuk kawasan Pantai Utara Jakarta. “Yang sampai saat ini belum juga disahkan,” tuturnya.

Selain itu, Tigor menyebutkan, penerbitan Pergub tersebut sangatlah tidak etis, melanggar hukum dan mengkhianati mandat Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas penataan pesisir Teluk Jakarta.

“Pergub ini juga diterbitkan secara sepihak tanpa proses partisipasi warga maupun organisasi lingkungan yang berkepentingan terhadap perlindungan lingkungan,” jelasnya.

Selain itu, menurut peneliti dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Nelson dalam hal menerbitkan Pergub tersebut ada beberapa tata cara yang harus dilalui oleh Pemprov DKI Jakarta.

Pertama harus ada kajian lingkungan strategis sebagaimana yang diatur dalam PP nomor 46 tahun 2016 kemudian, perumusan rencana tata ruang wilayah beserta rencana rincinya.

“Jikalaupun berdalih menjadikan aturan organiknya dari Perda nomor 8 tahun 1995 tidak bisa dibenarkan karena masih mengacu desain reklamasi yang lama yang sudah berubah jauh,” tuturnya.

Dengan Pergub ini pihak Pengembang reklamasi yakni Agung Podomoro cs dapat langsung menjual unit baik itu apartemen, hotel, kantor dan rumah hunian. “Padahal, status reklamasi teluk Jakarta masih berada dalam moratorium untuk dikaji ulang,” jelas Nelson.

Untuk itulah integritas Ahok layak dipertanyakan. “Karena menunjukan itikad tidak baik melindungi proyek bermasalah,” Tambahnya lagi.(Bm)

Keterangan Foto : Ilustrasi
Reporter : BE
Editor : BE

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA
Megawati Soekarno Putri

Megawati dan Mahfud MD Digaji Ratusan Juta di Dewan Pengarah BPIP

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42/2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya Bagi Pemimpin, Pejabat, dan Pegawai Badan Pembinaan...

Manfaat Puasa Sebagai Restorasi Alami

Oleh: dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. SERUJI.CO.ID - Pernah dalam suatu tayangan TV Animal Planet, saya lihat pada musim kawin beberapa ekor singa...

PKPU Human Initiative Kaltim ajak semua orang untuk jadi Pahlawan Sejati

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - PKPU Human Initiative menggelar Event “Infinity Happiness” di Giant Ekstra , Sabtu (26/5). Acara yang tersebut merupakan rangkaian program “Bahagia Bersama...

Infinity Happiness, Sebuah Persembahan PKPU HI untuk Anak Yatim dan Dhuafa

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menyemarakan bulan suci Ramadan 2018, PKPU Human Initiative (PKPU HI) menggelar Big Event “Infinity Happiness” di Plaza Gandaria City, Sabtu (26/5). Acara...

Rayakan Keberkahan Bulan Mulia dengan Buka Bersama 2500 Yatim

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 2500 anak yatim mengikuti buka bersama yang diselenggarakan Bank BJB dan PKPU Human Initiative Jawa Barat, Rabu (23/5). Program tersebut...