Dua Hari Jelang Cuti, Ahok Keluarkan Pergub Untungkan Pengembang

0
49

JAKARTA – Fakta sikap keberpihakan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok kepada pengembang reklamasi teluk Jakarta kembali terkuak.

Pasalnya, calon incumbent itu sengaja mengeluarkan Peraturan Gubernur nomor 206 tahun 2016 tentang Panduan Rancangan Kota Pulau C, Pulau D dan Pulau E Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta jelang dua hari cuti Pilkadanya berlaku.

Menurut Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) yang terdiri dari LBH Jakarta dan Walhi itu, Pergub tersebut sangatlah menguntungkan pihak pengembang reklamasi untuk mendirikan bangunan di pulau buatan tersebut.

“Sehingga integritas Gubernur Ahok ini layak dipertanyakan,” ujar Koordinator KSTJ Tigor Hutapea saat jumpa pers di kantor LBH Jakarta, Senin (16/1)

Tigor juga menyebutkan, Pergub ini jelas bermasalah karena acuannya seharusnya Raperda tentang RTRW dan Raperda Zonasi untuk kawasan Pantai Utara Jakarta. “Yang sampai saat ini belum juga disahkan,” tuturnya.

Selain itu, Tigor menyebutkan, penerbitan Pergub tersebut sangatlah tidak etis, melanggar hukum dan mengkhianati mandat Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas penataan pesisir Teluk Jakarta.

“Pergub ini juga diterbitkan secara sepihak tanpa proses partisipasi warga maupun organisasi lingkungan yang berkepentingan terhadap perlindungan lingkungan,” jelasnya.

Selain itu, menurut peneliti dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Nelson dalam hal menerbitkan Pergub tersebut ada beberapa tata cara yang harus dilalui oleh Pemprov DKI Jakarta.

Pertama harus ada kajian lingkungan strategis sebagaimana yang diatur dalam PP nomor 46 tahun 2016 kemudian, perumusan rencana tata ruang wilayah beserta rencana rincinya.

“Jikalaupun berdalih menjadikan aturan organiknya dari Perda nomor 8 tahun 1995 tidak bisa dibenarkan karena masih mengacu desain reklamasi yang lama yang sudah berubah jauh,” tuturnya.

Dengan Pergub ini pihak Pengembang reklamasi yakni Agung Podomoro cs dapat langsung menjual unit baik itu apartemen, hotel, kantor dan rumah hunian. “Padahal, status reklamasi teluk Jakarta masih berada dalam moratorium untuk dikaji ulang,” jelas Nelson.

Untuk itulah integritas Ahok layak dipertanyakan. “Karena menunjukan itikad tidak baik melindungi proyek bermasalah,” Tambahnya lagi.(Bm)

Keterangan Foto : Ilustrasi
Reporter : BE
Editor : BE

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Kemkominfo Blokir Laman Nikahsirri.com

PALEMBANG - Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika menyatakan pihaknya memblokir situs nikahsirri.com karena telah meresahkan masyarakat. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala...
Yohana Yambise

Muncul Situs Kawin Kontrak-Lelang Perawan, Menteri Yohana Angkat Mengecam

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise melarang lelang perawan dan kawin kontrak seperti penawaran yang beredar melalui situs nikahsirri.com. Dia mengatakan...

Kirim Bantuan ke Rohingya di Myanmar, Pekerja Sosial Hadapi Rintangan Berat

SITTWE - Lembaga-lembaga bantuan yang berusaha keras untuk mencapai ratusan ribu Muslim Rohingya yang terlantar akibat kekerasan di bagian barat laut Myanmar menghadapi permusuhan...

Jaringan Kabel Listrik Jembatan Suramadu Terbakar

SURABAYA - Jaringan kabel listrik jembatan Surabaya-Madura terbakar sehingga petugas mengalihkan arus lalu lintas di jembatan tersebut. "Yang kami alihkan adalah arus kendaraan roda yang menuju...

Rumah Doa Anak Yatim Pelihara Ratusan Ternak

BOGOR - Rumah Doa Anak Yatim yang terletak di Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat memiliki aset ratusan ekor tenak mulai dari...
ott, korupsi

Basaria: Kasus Suap Wali Kota Cilegon Mengecewakan

JAKARTA - Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengungkapkan kekecewaannya dengan kasus dugaan suap senilai Rp1,5 miliar terhadap Wali Kota Cilegon Tubagus Imam Ariyadi terkait...