Daerah Rawan Banjir dan Longsor di Kabupaten Serang Mulai Dipetakan

0
85
Tanah longsor
Ilustrasi - Bencana banjir dan longsor di Sangihe, 1.995 jiwa kehilangan tempat tinggal. (Foto: Istimewa)

SERANG, SERUJI.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mengatakan di beberapa wilayah Kabupaten Serang rawan terjadi banjir dan longsor selama musim penghujan yang diperkirakan akan berlangsung sampai bulan Januari.

Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Serang Joni, mengungkapkan, dari tahun ke tahun titik kerawanan banjir hampir sama, di antaranya, Serang Timur seperti Kecamatan Cikande, Kibin dan Kragilan.

“Penyebab utama banjir di Serang Timur setiap tahun sama yakni, meluapnya Sungai Ciujung dan Cidurian. Selain itu drainase yang kurang baik dan saluran irigasi ikut mempengaruhi,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Senin (27/11).

Dikatakan Joni, untuk bencana longsor potensi ada di Serang Barat seperti di Kecamatan Mancak dan Gunung Sari. Sementara itu daerah Serang Barat lainnya seperti, Kecamatan Cinangka dan Anyar cenderung berpotensi banjir.

“Untuk daerah Padarincang dan Ciomas juga rawan longsor. Tapi kalau Ciomas jarang, yang hampir sering tiap tahun itu Padarincang,” ucapnya.

Untuk wilayah Serang Utara yang berpotensi banjir saat musim penghujan, dikatakan Joni, titik rawan banjir ada di Kecamatan Tirtayasa, Tanara, dan Pontang.

Menurut Joni, potensi rawan banjir dan longsor dapat dipastikan dan dapat diramalkan. Oleh karena itu, pihaknya terus memetakan mana saja titik yang berpotensi rawan banjir dan longsor.

Meskipun demikian, ia menilai wilayah yang berpotensi banjir dan longsor dapat dikurangi dampaknya. Selain dengan pencegahan, dari dinas terkait sudah membangun drainase dan irigasi yang lebih baik lagi.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Serang M Furqon mengatakan, di musim penghujan yang rawan ini, pihaknya selalu stand by selama 24 jam untuk mengantisipasi dan menanggulangi bencana. Setiap laporan yang masuk, pihaknya responsif akan bergerak ke lokasi.

“Kami sudah memberikan informasi pencegahan, waspada dan potensi banjir maupun bencana lainnya, semoga masyarakat semakin waspada,” pungkasnya. (Rizki A/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU