Bulog Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

0
26
operasi pasar
Bulog secara rutin mengadakan Operasi Pasar Murah untuk menstabilkan harga bahan pokok di pasar-pasar. (foto:Istimewa)

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – Aparat Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Tangerang, Banten, mempersiapkan operasi pasar (OP) sebagai antisipasi lonjakan harga sembako di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan selama Ramadhan.

Kepala Bulog Divre Tangerang, Junaidi di Tangerang, Senin (21/5) mengatakan tujuan OP agar warga dapat dengan mudah dan murah memenuhi kebutuhan pangan seperti beras, minyak goreng, tepung terigu dan gula pasir.

“Ada gejala kenaikan harga maka perlu dijadwalkan OP pada sejumlah lokasi agar tidak memberatkan warga sebagai konsumen,” katanya.

Loading...

Pihaknya bersama Pj Bupati Tangerang, Komarudin melakukan sidak ke pasar tradisional di Kecamatan Curug dan pusat perbelanjaan di Cikupa untuk memastikan ketersediaan sembako selama Ramadhan dan menghadapi Lebaran 2018.

Dalam sidak itu juga untuk memantau harga sembako dan kebutuhan lainnya dengan melibatkan aparat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan instansi terkait lainnya.

Pemkab Tangerang melibatkan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten dalam sidak tersebut dan 24 sampel makanan diuji di laboratorium.

Hal tersebut karena warga tidak dapat mengetahui apakah makanan itu mengandung zat kimia berbahaya atau tidak karena itu membawa petugas BPOM karena memiliki laboratorium.

Namun ketika sidak terdapat kenaikan harga sembako tapi masih dalam batas wajar seperti beras, minyak goreng, telur, terigu, daging ayam dan daging sapi.

Sedangkan kenaikan harga lainnya pada komoditi seperti bawang merah, bawang putih, tomat, kentang, cabai serta aneka sayuran masih dalam batas wajar.

Junaidi menambahkan telah melakukan inventarisir terhadap sejumlah lokasi yang dianggap strategis dan dapat dijangkau warga dalam OP tersebut.

Bahkan OP tidak saja dilakukan di Kabupaten Tangerang saja melainkan di Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang.

Padahal sebelumnya, Bulog setempat menjamin ketersediaan pangan selama Ramadhan seperti stok sebanyak 65.000 ton beras, 6.000 ton gula pasir dan terigu sebanyak 35 ton.

Stok itu disimpan dalam gudang di Tangerang dan Cikade juga terdapat sebanyak 1,8 ribu liter minyak goreng, maka dianggap aman hingga Lebaran 2018. (Ant/Su02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama