BPS: Tiket Pesawat Picu Deflasi di Jayapura

0
58
  • 1
    Share
AirAsia
AirAsia (foto: istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua menyatakan turunnya harga tiket pesawat udara menjadi salah satu pemicu utama deflasi sebesar 1,12 persen di Kota Jayapura pada Januari 2018.

“Di Kota Jayapura pada Januari 2018 terjadi deflasi sebesar 1,12 persen atau terjadi penurunan angka Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 131,75 pada Desember 2017 menjadi 130,28 di Januari 2018,” ujar Kepala BPS Papua, Simon Sapary, di Jayapura, Kamis (1/2).

Ia menyebut selain tiket pesawat, masih ada beberapa komoditi lain yang menjadi pendorong terjadinya deflasi di Jayapura pada periode tersebut.

“Komoditi lain yang mengalami penurunan harga pada Januari 2017 antara lain, ikan ekor kuning, cabai rawit, kayu balokan, tomat sayur, kentang dan lain-lain,” kata dia.

Sementara beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga antara lain, telur ayam ras, beras, ikan kawalina, ikan teri, ikan bubara, dan lain-lain.

Simon menambahkan, untuk kelompok pengeluaran barang dan jasa yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok bahan makanan turun 0,15 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,03 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,06 persen.

Kemudian kelompok sandang turun 0,02 persen, kelompok kesehatan 0,04 persen dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 4,81 persen . “Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan angka indeks yaitu kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,17 persen,” ujar Simon.

Dari 82 kota IHK di Indonesia tercatat 79 kota mengalami inflasi dan 3 kota mengalami deflasi. Deflasi yang terjadi di Jayapura menjadi yang tertinggi. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU