BNN Kembali Musnahkan 150 Kilogram Sabu-Sabu


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggelar pemusnahan barang bukti narkotika terdiri dari 150,177 kilogram sabu, 89.030 butir ekstasi, 11.464 butir tablet, 1,211 kilogram kristal putih, 0,054 kilogram pecahan tablet merah dan 9,974 kilogram serbuk.

Pemusnahan yang digelar di halaman belakang gedung BNN, Cawang, Jakarta Pusat, Senin (26/3)  merupakan hasil 13 ungkap kasus yang berhasil dilakukan BNN sejak akhir Januari hingga Februari 2018.

“Sebanyak 35 tersangka yang ditangkap dalam keadaan hidup, sedang satu orang tewas tertembak karena berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan,” kata Kepala BNN, Irjen Pol Heru Winarko di Cawang, Jakarta Timur, Senin (26/3).

Tersangka tewas berinisial AM yang merupakan bagian dari sindikat narkotika Malaysia-Aceh Medan, di Medan, Sumatera Utara, pada Ahad (25/2).

“Dengan barang bukti sebanyak 15 kilogram sabu dan 70.905 butir ekstasi.

Kasus ini terungkap merupakan hasil kerja sama antara BNN, POLRI, Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik Polis Diraja Malaysia (JSJN -PDRM),” kata Heru.

Dari pengungkapan kasus tersebut, BNN mengamankan tiga tersangka lainnya, alias Amir, Zuvdan DS alias Marpaung, katanya.

Barang bukti tersebut pemusnahan di dua lokasi yakni di Kantor BNN Cawang dan RSPAD Gatot Subroto. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close