Beredar Kabar Bendung Katulampa Jebol dan Sebabkan Banjir Jakarta, BNPB: Itu Hoax

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Beredar kabar di media sosial yang mengatakan Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, jebol. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membantahnya dan memastikan kabar tersebut hoaks.

“Beredar di medsos yang mengatakan bendung Katulampa jebol dan akan menyebabkan Jakarta banjir. Itu semua Hoax. Kondisi sungai-sungai di Bogor, Depok, dan Jakarta aman pada 27/11/2018,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, lewat akun Twitter resminya, Selasa (27/11).

Lebih lanjut Sutopo mengatakan, hoaks soal jebolnya Bendung Katulampa itu sebelumnya juga pernah beredar tahun lalu. Namun, kabar hoaks tersebut kembali beredar hari ini.

“Hoaks itu pernah disebarkan tahun lalu dan saat ini disebarkan lagi oleh oknum. Jangan percaya,” katanya.

Pada gambar yang dibagi Sutopo, terlihat sebuah pesan yang menyampaikan informasi dari Pudek BMKG Bogor. Pesan tersebut berisi ‘Info dr pudek BMKG Bogor Katulampa jebol, Jakarta kemungkinan bisa banjir, kalau ada keluarga yang kerja di wilayah jabodetabek kabarin, diperkirakan air sampai jakarta +/-6 jam lagi info dr temen yg di bogor barusan kira2 sejam yg lalu. jadi untuk malam ini klo bisa balik ke rumah jangan terlalu malam.. perkiraan 6 jam air sampai jakarta’.

(SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.