Berbeda Dari Ahok Yang Minta Bukti, Gubernur Anies Langsung Tutup Alexis

4
1326
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kiri) dan Anies Baswedan (kakan).

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketegasan Gubernur baru Jakarta, Anies Baswedan untuk menutup Hotel Alexis sesuai janji kampanyenya diwujudkan dengan tidak memproses permohonan perpanjangan izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis yang diajukan PT Grand Ancol Hotel.

Hal tersebut tercantum dalam surat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemprov DKI yang ditandatangani Kepala Dinas PTSP, Edy Junaedi, tertanggal 27 Oktober 2017, yang menolak memperpanjang TDUP Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis.

 

Gubernur Anies Baswedan meminta pihak Alexis mematuhi keputusan yang telah diambil pemprov DKI Jakarta ini.

“Pemprov memiliki dasar dan ini menyangkut juga menjaga moral kita. Kami minta kepada semua pihak untuk menaati keputusan itu,” kata Anies di Balaikota Jakarta, Senin (30/10).

Anies menegaskan Pemprov DKI akan mengerahkan aparat keamanan untuk mengawasi kegiatan di sekitar Alexis sambil menunggu tanggapan manajamen Hotel Alexis.

“Jangan coba-coba, kalau Anda coba-coba, maka kami akan tindak dengan tegas. Siapa pun, di mana pun, siapa pun pemiliknya, berapa lama pun usahanya, bila melakukan ini praktik-praktik amoral, apalagi menyangkut prostitusi, kami tidak akan biarkan,” tegas Anies.

Sebagaimana diketahui, salah satu alasan yang digunakan Pemprov DKI menolak perpanjangan TDUP Alexis tersebut adalah adanya informasi keluhan masyarakat yang dimuat berbagai media terkait aktivitas usaha Alexis.

“Menindaklanjuti informasi yang berkembang di media massa terkait kegiatan yang tidak diperkenankan dan dilarang dalam penyelenggaraan usaha Hotel dan Griya Pijat di Hotel Alexis,” bunyi poin pertama surat yang beredar dikalangan wartawan, Senin (30/1).

Hal yang sama pernah diadukan masyarakat dan dimuat diberbagai media saat Gubernur Jakarta masih dipimpin Basuki Tjhaja Purnama alias Ahok. Namun saat itu Ahok menolak untuk menutup Alexis hanya berdasarkan informasi masyarakat dan pemberitaan media.

“Kenapa Alexis Anda ribut? Kan katanya banyak pelacuran, kamu ada bukti enggak? Kasih saya bukti,” kata Ahok kepada media, Senin 16 Januari 2017, saat ditanya sikapnya atas permintaan masyarakat untuk menutup Alexis.

(ARif R/Hrn)

Komentar

BACA JUGA

Ratusan Bangunan Warisan Budaya, Belum Dapat Rekomendasi Cagar Budaya

 KULON PROGO, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 300 bangunan warisan budaya yang tersebar di 12 kecamatan, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum mendapat rekomendasi...

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...