Aturan Mendadak, Coblos Tembus Dinyatakan Sah

CILEGON – Lima hari menjelang hari pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) digelar di 101 daerah, KPU  mengeluarkan peraturan baru dengan Nomor 151/KPU/II/2017 tentang Penyelenggaraan Pemungutan dan Penghitungan Suara.

Pada nomor 2 dan poin b berbunyi “Apabila petugas KPPS menemukan surat suara coblos tembus secara garis lurus sehingga terdapat dua hasil pencoblosan yang simetris dari lipatan surat suara, sepanjang tidak mengenai kolom pasangan calon lain, maka suara tersebut dinyatakan sah”.

Pada pilkada, pileg, dan pilpres sebelumnya sejak 2004 digelar pemilu langsung, peraturan coblos tembus ini belum ada. Jika terdapat coblos tembus dinyatakan tidak sah. Peraturan baru ini terkesan dikeluarkan mendadak karena hanya lima hari menjelang hari H baru dikeluarkan dan waktu untuk menyosialisasikan hingga KPPS sangat pendek.

“Bapak dan ibu ketua serta anggota KPPS kami harapkan agar aktif memberi tahu kepada calon pemilih di TPS bapak/ibu nanti untuk membuka selebar-lebarnya surat atau kertas suara supaya tidak terjadi coblos tembus,” ujar Hatta,

Ketua PPK Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon, Banten, Hatta, saat sosialisasi peraturan baru ini di Kantor Kelurahan Rawa Arum, Minggu (12/2) malam, menambahkan, sejumlah aturan baru pada hari H kepada seluruh ketua dan anggota KPPS. Panwas lapangan mewajibkan merekam video sebagai tanda bukti.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER