Apresiasi Anies Yang Naikkan UMP, DPR Minta Buruh Bersabar

0
61
Ahmad Zainuddin, Anggota Komisi IX DPR RI. (foro:Herdi/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Anggota Komisi IX DPR RI Ahmad Zainuddin menilai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah optimal mempertimbangkan besaran kenaikan angka UMP buruh warganya menjadi Rp 3,6 juta. Karena itu buruh sebaiknya bersabar dengan keputusan tersebut.

“Lazimnya setiap keputusan tentu tidak akan memuaskan semua pihak. Sehingga kritis terhadap kebijakan tetap diperlukan. Namun kritis jangan sampai menghilangkah akal sehat. Karena itu buruh sebaiknya bersabar,” ujar Zainuddin kepada SERUJI, Sabtu (4/11).

Menurutnya, keputusan UMP DKI 2018 dikeluarkan tentunya setelah mempertimbangkan kesejahteraan buruh dan kelanjutan usaha di tengah kondisi perekonomian secara global yang masih melambat. Bahkan menurutnya, buruh justru seharusnya bersyukur karena UMP DKI merupakan yang tertinggai dibanding daerah lainnya.

“Terpenting yang harus diperhatikan, jangan berhenti di UMP. Anies-Sandi juga harus didorong meningkatkan subsidi kepada warga Jakarta, khususnya penerima UMP,” ujarnya.

Politisi PKS ini mengatakan, kenaikan UMP dari Rp 3,3 juta menjadi Rp 3,6 juta memang tidak akan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga Jakarta di tengah kondisi perekonomian global yang masih melambat dan berdampak ke dalam negeri. Namun beban biaya pendidikan, kesehatan dan transportasi warga Jakarta bisa dipenuhi seutuhnya melalui subsidi

“Setelah UMP, justru ini yang seharusnya dikritisi buruh. Bagaimana program kesejahteraan lainnya selanjutnya melalui subsidi. Karena janji Anies-Sandi, maju kotanya bahagia warganya,” jelasnya.

Dia mengilustrasikan, APBD DKI Jakarta 2018 mencapai Rp 76 Triliun. Dengan APBD sebesar itu, menurutnya, sudah sangat cukup untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta melalui berbagai program subsidi kesejahteraan.

“Sehingga penetapan UMP terasa adil jika dibarengi peningkatan subsidi,” imbuh Zainuddin. (Herdi S/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Zakat ASN 2,5%

Presiden Tidak Akan Tandatangani UU MD3

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi tidak akan menandatangani revisi Undang-Undang No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal UU MD3 yang...
pistol, senjata api

Balik Melawan, Polrestro Jakbar Tembak Mati Perampok Bersenjata

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Metro Jakarta Barat menembak mati perampok bersenjata api, Hendri, lantaran berusaha melawan anggota usai dilakukan penangkapan. "Petugas mengambil tindakan tegas dan...
luhut binsar panjaitan

Luhut: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tetap Berlanjut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tetap berjalan meski meleset dari target awal beroperasi. Luhut menggelar...

KPU Bali Targetkan Partisipasi Pemilih Lebihi Nasional

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 di daerah itu melebihi target nasional yang ditetapkan sebesar 75,5 persen. "Kami...

Bamsoet: UU MD3 Tidak Bungkam Kebebasan Pers

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan disetujuinya pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal dengan UU MD3 hasil perubahan...
loading...
Marah

Marah

Marah. Sebuah kata yang sederhana tapi punya implikasi yang besar.  Akibat marah, hubungan silaturrahim badunsanak bisa putus, dengan tetangga tidak berteguran, pejabat bisa kena...

SUARA WARGA MUHAMMADIYAH BISA JADI PENENTU PEMENANG PILGUB JATIM 2018

Suara Warga Muhammadiyah, Bisa Jadi Penentu Pemenang Pilgub Jatim 2018 By: Syaifulloh Penikmat Pendidikan Kedua calon Gubernur Jawa Timur kedua-duanya memiliki back ground dari Ormas terbesar di...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...