Anies Luncurkan Pencanangan Kawasan TOD Dukuh Atas

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meluncurkan pencanangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Selatan, Kamis (29/3).

“Hari ini kami meluncurkan pencanangan kawasan berorientasi TOD di Dukuh Atas ini akan dikembangkan menjadi tempat simpul transportasi dan juga simpul kegiatan perekonomian,” kata Anies.

Di kawasan TOD tersebut ada Mass Rapid Transit (MRT), commuter line, transjakarta dan kendaraan umum lainnya, katanya.

“Dan di wilayah ini akan dibangun rancangannya secara garis besar untuk ide awal ada. Tetapi ini belum rancangan bahkan dibahas pun justru akan menggunakan partisipasi publik,” kata Anies.

Gubernur mengatakan peluncuran TOD ini adalah menyampaikan bahwa akan dikembangkan. Kemudian akan mengundang partisipasi publik.

“Dari rancangan yang ada, mari kita bahas sama-sama, kita undang warga Jakarta, para stakeholder untuk memberikan masukan, memberikan gagasan dan proses penggodokan TOD ini akan dilakukan oleh MRT. MRT yang diberi madat untuk nanti fasilitasi partisipasi publik,” kata kata Anies.

Fase pertama, di kawasan TOD Dukuh Atas akan dibangun kantor yang digunakan oleh MRT tapi juga akan dipakai untuk perekonomian rakyat lainnya. Nanti pasar juga akan kembali berada di tempat ini sekaligus kantornya MRT, katanya.

“Ini fase awal, sayembaranya segera di lakukan, untuk rancang bangunannya, tapi kawasan TOD, kita akan buka prosesnya lebih panjang,” kata Anies.

Sayembara untuk gedung, rancangan gedung yang akan di parkir di kawasan Dukuh Atas. I Penyelenggaranya nanti adalah Ikatan Arsitek Indonesia. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER