Anies Berharap TIM Menjadi Pusat Seni dan Budaya Yang Diakui di Kancah Internasional

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berharap Taman Ismail Marzuki (TIM) menjadi pusat seni dan budaya yang dikenal dan diakui di kancah internasional, terutama setelah revitalisasi yang baru saja dimulai ini rampung.

“Kita rencana untuk membuat Taman Ismail Marzuki (TIM) sebagai salah satu pusat kebudayaan, bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga Asia dan dunia. Tempat ini bagi budayawan nasional dan internasional untuk bisa ekspresikan karyanya,” kata Anies usai peletakan batu pertama atau ground breaking revitalisasi TIM di Jakarta Pusat, Rabu (3/7).

Selain itu, ia juga ingin agar konsep TIM yang akan berdiri nantinya dapat menunjukkan keterpihakan terhadap kemajuan kesenian dan kebudayaan di Jakarta. Seni dan budaya itulah yang akan memberikan warna kehidupan bagi kota metropolitan ini.

“Gedung memfasilitasi, tetapi karya-karya hebat itu menginspirasi, bukan hanya di dataran skala nasional tapi juga berharap di skala internasional,” katanya.


Proyek revitalisasi TIM akan dibagi dalam dua tahap. Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Daryoto, selaku BUMD yang dipercaya untuk menjalankan proyek revitalisasi mengatakan, tahap pertama termasuk pekerjaan struktur untuk bagian kiri TIM.

“Juga hotel, pusat kuliner dan galeri seni plus ruang publik yang hijau dan terbuka,” katanya.

Akan ada pula area parkir untuk kendaraan roda empat. Namun ketersediaan area parkir tersebut akan terbatas.

Untuk pemutakhiran dan peningkatan kawasan pusat seni menuju tingkat internasional itu, Pemprov DKI Jakarta menggelontorkan APBD sebesar RP1,8 triliun.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Yuk, Kenali Jenis Busana Tunik