Anies Baswedan Kunjungi Rumah Almarhum Idris Yang Wafat Usai Reuni 212

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melayat ke rumah duka M. Idris, warga Jakarta yang semasa hidupnya menjabat sebagai Ketua RW 08, di Jl. Kebon Pala 1, Tanah Rendah, Gang 14, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu (2/11) malam.

Dia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membantu proses pemakamannya.

“Tadi baru saja kita takziah (melayat) atas wafatnya Ketua RW 08, Pak Idris. Dari sisi kami, saya akan pastikan pada jajaran agar seluruh proses pemakaman hingga tuntas dibantu oleh Pemprov,” kata Anies dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (3/12).

Dia ingin keluarga tidak terbebani oleh peristiwa yang terjadi mendadak ini.


“Insya Allah kami berikan bantuan dan juga yang lebih penting kita akan doakan almarhum, serta pemakaman berjalan dengan lancar,” katanya.

Gubernur mengatakan, semasa menjabat sebagai Ketua RW, M. Idris yang akrab dipanggil Niko Idris, merupakan sosok pemimpin yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap warga dan lingkungannya.

“Tadi saya sampaikan belasungkawa kepada istri almarhum dan juga dua putra putrinya, kita doakan Insya Allah ‘khusnul khatimah’, ditinggikan derajatnya di sisi Allah SWT dan keluarga diberikan ketabahan. Mudah-mudahan itu semua dicatat sebagai amal salih yang akan meninggikan derajat almarhum di sisi Allah,” katanya.

BACA JUGA:  Menkumham Akan Hadirkan Saksi Fakta di Sidang Gugatan HTI

Niko Idris lahir pada tanggal 19 Juli 1965. Menurut pihak keluarganya, ia wafat dalam usia 53 tahun usai menghadiri kegiatan Reuni 212 di kawasan Monas, Minggu siang, sekitar pukul 11.10 WIB. Almarhum meninggalkan satu orang istri, satu orang anak perempuan dan satu orang anak lelaki.

Sementara itu, Maisuroh, kakak perempuan dari almarhum, menuturkan bahwa pihak keluarga tidak ada firasat apapun akan kepergian almarhum. Sebab Niko Idris berangkat ke Monas sekitar pukul 08.00 WIB dalam kondisi sehat.

Namun memang ia memiliki riwayat penyakit jantung. Sebelumnya, Niko masih menghadiri kegiatan Maulid bersama warga sekitar hingga pukul 02.00 WIB.

Pihak keluarga mendapat kabar duka melalui pesan elektronik dari rekannya yang mendapati Niko Idris telah meninggal dunia setelah menghadiri kegiatan di Monas.

Maisuroh menambahkan bahwa Niko Idris meninggal saat hendak mengeluarkan motor dari area parkir STIE YAI, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. (Ant/SU01)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

7 Tips Kebiasaan Makan yang Sehat

Beberapa penyakit kronis yang diderita sekarang, seperti diabetes, hipertensi, stroke, jantung dan bahkan keganasan sangat erat kaitannya dengan apa yang kita masukkan ke dalam mulut, atau apa yang kita makan.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi