Amankan Pilkades, DPMD Bentuk Panitia Pengawas

0
23
Rudi Suhartanto
Sekertaris Dinas (Sekdis) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Serang, Rudi Suhartanto, di ruang kerjanya, Senin, 20/11/2017. (Foto: Rizki/SERUJI)

SERANG, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 34 desa di Kabupaten Serang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 November mendatang.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Serang, Rudi Suhartanto, mengatakan, untuk tertib penyelenggaraan, pihaknya telah membentuk Panwas Pilkades yang terdiri dari satu kepolisian, satu koramil, satu pihak kecamatan, dan tokoh masyarakat desa.

“Meminimalisir terjadinya kecurangan-kecurangan kita bentuk panwas di setiap desa, untuk mengantisipasi berbagai macam kemungkinan munculnya persoalan. Salah satunya dengan membentuk Panwas Pilkades,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/11).

Lanjutnya, setiap pelanggaran pada pilkades nanti baik itu money politic atau pelanggaran lainnya akan ditindak tegas oleh panwas.

“Setiap pelanggaran akan dimusyawarahkan terlebih dahulu oleh Panwas, bila ada pelanggaran menyangkut unsur pidana, maka akan langsung dilaporkan ke penyidik polri,” ungkapnya.

Saat ditanya potensi keributan yang akan terjadi pada pilkades serentak mendatang, Rudi mengatakan, saat ini pihaknya belum mendapat laporan dari kecamatan-kecamatan terkait adanya indikasi-indikasi potensi keributan.

“Tapi biasanya di H-3 dan H-2, kecamatan akan melaporkan desa mana saja yang berpotensi terjadi keributan,” pungkasnya. (Rizki/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....