Akibat Penutupan Bundaran HI, Beberapa Rute Bus Transjakarta Terhambat Operasi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Beberapa rute bus Transjakarta terhambat karena adanya penutupan jalan di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, lantaran adanya aksi mengawal pelaporan kecurangan Pemilu 2019, di depan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Jakarta Pusat, Jumat (10/5).

Bus Transjakarta dari Jalan Sudirman menuju arah Monas, Harmoni, hingga Jakarta Kota, terakhir beroperasi pada pukul 14.40. Sebaliknya, bus Transjakarta arah Kuningan, Ragunan, hingga Blok M masih tersedia namun penumpang harus menunggu sedikit lebih lama.

“Karena jalan di HI sudah ditutup, sehingga bus yang jalan ke arah Kota sudah tidak ada. Kalau ke Blok M, Kuningan, masih ada tapi harus menunggu karena jalannya memutar,” jelas Achmad, petugas Transjakarta di Halte Busway Sarinah, Jakarta Pusat.

Achmad menambahkan, busway akan kembali beroperasi hari ini sesaat setelah aksi tersebut selesai dan jalan utama Bundaran HI telah dibuka kembali.

Sementara itu, jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan Kantor Bawaslu, Halte Sarinah, dan Mall Sarinah, dipadati peserta aksi dan membuat calon penumpang busway kesusahan untuk menyeberang.

“Susah juga buat sampai ke sini (halte). Pas sampai sini malah busnya sudah tidak ada,” keluh Dina yang harus pergi menuju Halte Jakarta Kota.

Massa yang ke Bawaslu ini terdiri dari sejumlah ormas yang menuntut untuk menindak kecurangan yang menurut mereka terjadi pada penghitungan suara Pemilu 2019. Ormas-ormas tersebut datang berombongan dengan membawa atribut masing-masing, seperti Front Pembela Islam (FPI) dan Laskar Pembela Islam (LPI).

Sementara itu, aparat keamanan berjaga-jaga di sekitar kantor Bawaslu. Polisi memperketat pengamanan di kawasan sekitar dengan memasang barikade kawat berduri di sepanjang trotoar gedung Bawaslu menghadap JL MH Thamrin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Nasionalisme Kita: Rizal Ramli, Tak berkompromi Dengan Urusan Harga Diri Bangsa

Saat ini Rizal mempersoalkan isu Freeport, kenapa kita beli? kan itu punya kita sendiri setelah berakhir kontrak dua tahun lagi? Lalu orang-orang yang tidak suka pikiran Rizal atau merasa professor pintar atau merasa Rizal oposisi yang iri sama Jokowi, mengolok-olok Rizal sebagai goblok atau pengkhianat atau iri dan dengki atau tidak faham, dan lain sebagainya.

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER