Warga NTB Adukan 8 Media Penyiaran Lokal

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Nusa Tenggara Barat menerima pengaduan dari warga terkait iklan obat dan pengobatan tradisional yang dilakukan delapan media penyiaran lokal.

“Lembaga penyiaran tersebut menyiarkan iklan obat dan pengobatan tradisional bermuatan testimoni pasien, endorser petugas kesehatan, dan waktu siar yang tidak tepat,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB Sukri Aruman, di Mataram, Senin (5/2).

Pihaknya telah memanggil delapan penanggung jawab televisi dan radio lokal tersebut untuk dimintai keterangannya, sehubungan hasil pemantauan dan aduan masyarakat yang melaporkan lembaga penyiaran tersebut.

Menurut Sukri, berdasarkan hasil klarifikasi, beberapa di antara lembaga penyiaran tersebut mengaku menyiarkan iklan obat yang berisi testimoni atau kesaksian pengguna obat yang tidak dibenarkan sesuai etika pariwara Indonesia.

“Kami juga sudah meminta rekaman iklan yang disiarkan tersebut untuk kajian lebih lanjut,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, beberapa produk iklan tersebut disiarkan dalam bentuk spot radio dan TV, insert program, “blocking time” dan “adlibs” siaran.

Dugaan pelanggaran lain yang ditemukan adalah iklan pengobatan untuk vitalitas pria dan wanita yang disiarkan pada waktu yang tidak tepat.

“Materi iklannya terlalu vulgar dan disiarkan pada waktu anak dan remaja masih menonton,” ujarnya pula.

Pihaknya sudah minta delapan media penyiaran untuk memperbaiki iklan bermasalah tersebut dan mempersilakan untuk menyiarkan iklan yang sudah sesuai aturan.

KPID NTB juga sudah melayangkan edaran kepada seluruh lembaga penyiaran untuk berhati-hati menyiarkan atau menayangkan iklan obat dan makanan termasuk pusat pengobatan dan layanan kesehatan lainnya.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang baik dengan lembaga penyiaran,” kata Sukri pula. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Adil dan Beradab

Mempertentangkan syariat Islam dengan Pancasila adalah ahistoris dan tidak logis. Apalagi, faktanya, syariat Islam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

TERPOPULER