TNGT Arahkan Masyarakat Meniru Pengelolaan Kawasan TNGR

0
27
gunung rinjani
Taman Nasional Gunung Rinjani. (foto: istimewa)

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Balai Taman Nasional Gunung Tambora (TNGT) mengarahkan kelompok masyarakat untuk meniru model pengelolaan kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang mampu memberi manfaat ekonomi dari penyediaan jasa wisata.

Kepala Balai Taman Nasional Tambora (TNGT) Budhy Kurniawan, ketika dihubungi di Mataram, Selasa (19/12), mengatakan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dan Taman Nasional Gunung Tambora (TNGT) memiliki potensi wisata yang hampir sama, di mana keduanya merupakan taman nasional pegunungan.

“Tambora ditetapkan sebagai taman nasional dua tahun lalu dan kami berkomitmen mewujudkan pengelolaan kawasan TNGT berbasis masyarakat seperti di kawasan TNGR,” katanya.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, pihaknya sudah mengirim sebanyak 15 orang perwakilan kelompok masyarakat binaan di desa sekitar kawasan TNGT untuk belajar ke TNGR di Pulau Lombok.

Kunjungan belajar yang dilaksanakan selama empat hari mulai 27-30 Nopember 2017 tersebut menyasar tiga resort pengelolaan TNGR yang sudah berkembang sektor pariwisatanya, yaitu Resort Senaru di Kabupaten Lombok Utara. Selain itu, Resort Sembalun, dan Resort Joben di Kabupaten Lombok Timur.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat Tambora berinteraksi dan belajar dari kelompok binaan Balai TNGR, baik kelompok pemandu wisata (guide), pekerja pembawa barang pendaki (porter), dan pelaku usaha, termasuk belajar evakuasi kecelakaan pengunjung.

Lebih lanjut, Budhy mengatakan masyarakat binaan dan pengawai TNGT yang belajar ke TNGR diharapkan mampu menyerap ilmu dan pengalaman dari masyarakat di sekitar Gunung Rinjani yang sudah bergantung pada sektor wisata.

Kondisi tersebut terlihat dari beberapa aktivitas masyarakat yang mengarah pada upaya penyediaan jasa wisata alam seperti guide dan porter, serta penyedia jasa kuliner dan rumah penginapan.

“Kami berharap perwakilan kelompok masyarakat yang mendapat kesempatan belajar di TNGR bisa menjadi agen perubahan untuk pengembangan wisata alam TNGT berbasis masyarakat,” ujarnya.

Taman Nasional Tambora secara administratif termasuk dalam Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima, Pulau Sumbawa, NTB.

Penunjukan kawasan Taman Nasional Gunung Tambora dilakukan dengan SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan 111/MenLHK-II/2015 tanggal 7 April 2015. Taman nasional itu diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 11 April 2015, bertepatan dengan peringatan 100 tahun letusan besar Gunung Tambora pada 11 April 1815.

Status kawasan sebelum menjadi taman nasional terdiri dari cagar alam seluas 23.840,81 hektare, suaka margasatwa seluas 21.674,68 hektare, dan taman buru seluas 26.130,25 hektare. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA

Departemen Keuangan AS Kritik Keras Aksi Non Pasar China

WASHINGTON, SERUJI.CO.ID - Pejabat tinggi Departemen Keuangan Amerika Serikat, Rabu (21/2), menyampaikan kritik atas kebijakan ekonomi China yang dituduh "berperilaku non-pasar" serta mengatakan bahwa AS...
banjir

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Desa di Bojonegoro

BOJONEGORO, SERUJI.CO.ID - Sejumlah desa di Kecamatan Sukosewu, Dander, Bubulan, dan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diterjang banjir bandang dengan ketinggian air berkisar 0,5-1 meter...

Ganjar Pranowo Kunjungi Korban Banjir Demak

DEMAK, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi para korban banjir di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Kamis (22/2). Calon gubernur yang berpasangan...
Penjahat ditangkap

Sembunyikan Sabu Dalam Pembalut, Penumpang Pesawat Diamankan

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - EW (41), perempuan penumpang pesawat Air Asia tujuan Kuala Lumpur-Semarang, Jawa Tengah, ditangkap saat diketahui berusaha menyelundupkan 538 gram narkotika jenis sabu-sabu...
Akbar Tanjung

Akbar Tanjung Anggap Nomor 4 Bawa Keberuntungan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung menganggap angka empat yang menjadi nomor urut parpolnya justru akan membawa keberuntungan atau mampu...
loading...
IMG_20180221_224758_367

Apa yang Kau Cari, Fahri Hamzah?

Fahri Hamzah, politisi paling populer tahun-tahun ini. Anggota DPR dari fraksi PKS ini sangat kritis terhadap segala hal yang dianggapnya tidak benar dalam penyelenggaraan...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...