Status Siaga, Gunung Agung Kembali Erupsi

0
11
Gunung Agung erupsi
Kolom letusan abu vulkanik hingga 3.000 meter dari puncak kawah Gunung Agung. (Foto: Dok BNPB)

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekam Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi dengan melontarkan abu gunung setinggi sekitar 1,5 kilometer.

Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana di Karangasem, Selasa (13/2), menjelaskan kolom asap dan abu teramati mengarah condong ke timur-timur laut mengikuti arah angin.

PVMBG merekam erupsi tersebut terjadi sekitar pukul 11.49 WITA setelah beberapa minggu gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut itu “istirahat” dari erupsi dalam status saat itu awas atau level IV.

Erupsi terakhir tahun 2018 di gunung yang disucikan umat Hindu itu terjadi pada 2 Januari dengan melontarkan abu dengan tinggi yang sama yakni sekitar 1.500 meter.

Seismograf PVMBG mencatat aktivitas Gunung Agung pada pemantauan enam jam sekali yakni dari pukul 06.00-12.00 WITA, terjadi sekali letusan dengan amplitudo 21 mm berdurasi 140 detik, vulkanik dalam (1) dan tektonik jauh (1).

Saat ini status Gunung Agung menjadi siaga atau level III setelah diturunkan pada Sabtu (10/2).

Meski berstatus siaga, PVMBG mengingatkan masyarakat tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius empat kilometer dari kawah Gunung Agung.

Sedangkan bagi warga yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan.

Lahar hujan dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.

PVMBG menyebutkan area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

Sementara itu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berlangsung aman dan lancar.

“Operasional bandara berlangsung aman, belum ada dampak erupsi yang baru terjadi,” kata Kepala Hubungan Masyarakat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....