Ratusan Personel Dishub Badung Siaga Tahun Baru

MANGUPURA, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 115 personel dari Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, Bali bersiaga mengatur arus lalu lintas pada sejumlah titik persimpangan jalan di daerah ini untuk mencegah kemacetan jalan saat perayaan malam pergantian tahun.

“Kami menyiagakan 115 personel di lapangan untuk mengatur arus lalu lintas, dan petugas ini akan dibagi menjadi dua shift jaga yakni pagi dan sore,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung AA Ngurah Rai Yuda Darma, di Mangupura, Sabtu (30/12).

Dishub Badung bekerjasama dengan anggota kepolisian untuk mengatur arus lalu lintas yang sering ramai dipadati kendaraan bermotor agar kondisinya tetap lancar.

Rai Yuda mengatakan, berdasarkan hasil rapat di Polres Badung beberapa waktu lalu, Dishub dan kepolisian setempat sudah melakukan Operasi Lilin Agung saat perayaan Natal 2017. Selanjutnya, operasi serupa juga terus dilakukan hingga malam pergantian tahun.

“Dalam operasi ini ada dua pos yang disiapkan yakni di jalan utama depan gerbang Puspem Badung dan di Terminal Mengwi,” katanya.

Petugas yang berjaga di Pos Depan Puspem terdiri atas anggota kepolisian dan enam orang dari Dinas Perhubungan Badung yang dibagi menjadi dua shift jaga. Demikian juga di Pos Terminal Mengwi dikerahkan pula enam anggota yang berjaga di tempat ini.

Selain itu, Dishub Badung juga menyiagakan anggotanya di kawasan Kuta yang paling ramai dikunjungi wisatawan saat malam pergantian tahun.

“Pada masing-masing simpang jalan kawasan Kuta juga akan ada petugasnya,” katanya.

Sejumlah persimpang jalan menuju Pantai Kuta, Bali akan dilakukan penutupan saat malam pergantian tahun, guna mencegah membludak wisatawan yang datang sehingga dilakukan upaya penutupan jalan menuju objek wisata setempat.

Ia mengatakan, akan ada tujuh persimpangan yang akan ditutup untuk mensterilkan aktivitas kendaraan bermotor menuju tiga jalan tersebut, seperti penutupan jalan di simpang Jalan Patih Jelantik menuju Legian (arus lalu lintas menuju “ground zero”) dialihkan menuju Jalan Legian Kaja-Jalan Seminyak.

Selanjutnya, arus lalu lintas yang ditutup yakni persimpangan Jalan Patih Sriwijaya menuju Jalan Sri Wijaya dialihkan menuju ke arah timur, Simpang Jalan Dewi Sri menuju Jalan Patih Jelantik juga ditutup dan dialihkan menuju arah utara jalan itu.

Persimpangan yang juga dilakukan penutupan yakni Jalan Setia Budi menuju Jalan Raya Kuta, Simpang Bemo Sorner, dan Simpang Pasar Seni Kuta. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER