Ratusan Pendaki Masih Terjebak di Gunung Rinjani Pasca Gempa NTB

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Pasca terjadinya gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter yang terjadi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Ahad (29/7) kemarin, sebanyak 500 lebih pendaki yang berasal dari dalam dan luar negeri masih terjebak di Gunung Rinjani.

“Dari laporan Danramil 1615-10/Sembalun Lettu Inf Abd Wahab, mereka terjebak di sekitar Danau Segara Anak karena jalan tertutup longsor,” kata Dandim 1615/Lombok Timur Letkol Inf Agus Setiandar di Lombok di Lombok Timur, Senin (30/7).

Selain itu, lanjut Agus, sekitar 60 orang hingga saat ini masih berada di Ceper Pelawangan. “Saat ini mereka masih di sana dan kondisi secara pasti belum diketahui, namun tadi pagi sudah ada tim evakuasi,” katanya.

Diungkapkan juga oleh Agus bahwa personel gabungan dari TNI, Polisi, SAR, porter, dan paramedis pada pukul 08.00 Wita, telah melakukan pendakian penyelamatan korban, baik di Danau Segara Anak, maupun Ceper Pelawangan.

Sementara itu, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan saat ini sekitar 140 personel Kopassus TNI AD dikerahkan dari Cijantung menuju Lombok.

“Mereka akan naik dari Sembalun, Kabupaten Lombok Timur menuju titik sasaran tempat para korban terjebak,” ujarnya.

Ia mengatakan apabila para pendaki sudah ditemukan, maka paling lambat pada Selasa (31/7) sudah bisa dievakuasi dari Gunung Rinjani.

“Apabila korban bisa langsung ditemukan maka diperkirakan paling lambat besok (31/7) sore sudah selesai dilaksanakan evakuasi terlebih ada penambahan personel evakuasi dari Kopassus,” katanya. (Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER